Zira terus saja menangis didalam mobil. David bingung, sebenarnya ada apa. Tidak mungkin kan kalau orang hamil haid? Pertanyaan itu terus saja berputar dikepala David. Sebagai dokter bedah sekaligus dokter umum, David tidak pernah mendengar hal ini sebelumnya. Jika memang istrinya itu haid, berarti dia tidak hamil?! Tapi kenapa waktu itu ia pendarahan? David semakin pusing dibuatnya. "Sstt. Semuanya bakal baik-baik aja sayang. Sebentar lagi kita sampe," ujar David mencoba menenangkan istrinya itu. Tangannya yang tidak memegang stir mengusap perut Zira perlahan. "Dia baik-baik aja Ra." "Tapi gimana kalau dia ternyata gak ada?" David diam. Bungkam dan tidak bisa berkutik saat pertanyaan itu terlontar jelas dari mulut sang istri. Ia pun tidak bisa memastikannya. Panik. It

