Part 28

1055 Kata

"Ha ha ha!" Suara tawa Yura dan Pita menggema di dalam kelas. Benar saja mereka menertawakan Rembulan setelah tahu drama jerawat pagi hari yang Rembulan alami. Yura dan Pita sampai geleng-geleng kepala dengan tawanya ketika melihat ekspresi Rembulan. Rembulan hanya bisa mendengkus menatap kedua temannya bergantian. Sampai-sampai teman-teman sekelasnya yang lain, yang baru saja datang, jadi menoleh ke arah mereka. "Sumpah ngakak deh. Kebiasaan lo tuh gitu, Lan. Jerawat itu ya normal, manusiawi. Apalagi remaja kayak kita, kan, memang rawan jerawat kulitnya sensitif. Apalagi kalau orang yang lagi jatuh cinta, jerawat suka mendadak muncul." ucap Yura memukul meja berkali-kali. "Ya, Rembulan, kan, emang lagi jatuh cinta." ucap Pita ketika tawanya mereda, tapi dia berbicara dengan pelan karen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN