CHAPTER 10. PERJANJIAN

1036 Kata

"Cinta itu tak bisa ditebak, perasaan pun sulit diungkapkan. Seolah terjebak dalam ketidakpastian sebuah kata asmara" --K _____________________________ "Ambilin gue minum!" "Bawain gue sarapan!" "Beliin makan!" "Ambilin ini-" "Ambilin itu-" Argghhhhhhh!!!!!!! Geram Arni frustasi, sudah berapa kali hari ini ia diperintah oleh seorang Kevin. Untung saja penampilannya tidak berubah b***k dan masih rapih selayaknya ketua OSIS. Mengingat penindasan Kevin terhadapnya membuat Arni ingin sekali mengeluarkan sumpah serapah dihadapan wajah Kevin sekali saja. Tapi sayang itu hanya terkabul didalam mimpinya saja. Saat ini Arni sedang berada di kantin sekolah, setelah bell pulang sekolah berdering, ia memesan semangkuk penuh mie goreng dan langsung melahapnya dengan rakus. Jujur ia sangat l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN