28 - Keributan

1401 Kata

"Dari mana? Pantas saya ketuk kamar kamu gak ada respon," sambut Seno sembari melirik ke pintu kamar Anya di sebelahnya. Anya sudah puluhan menit lalu sampai di hotel. Namun gadis itu sengaja tak langsung naik ke kamar demi menjaga jarak dengan Yosa dan Ruben yang mengambil kamar satu lantai di atas kamarnya. "Ada perlu sedikit, saya nggak enak kalau harus bangunin Mas Seno pagi-pagi." Anya mengangkat kameranya, memberi isyarat kalau ia baru saja menguntit Yosa. "Perlu apa?" "Memastikan kedatangan Yosa dan Pap... dan pria itu," Anya cepat-cepat iya meralat kalimatnya sebelum kerutan di kening Seno semakin bertambah lagi. "Lalu?" kejar Seno tak sungkan mengekori Anya sampai gadis itu membuka pintu kamar dan mempersilakan pria itu ikut masuk serta duduk di sofa tunggal dekat jendela. "

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN