25. Keyra!!! “Help me!” Teriak Danish, Keyra segera di angkat ke tandu dorong yang sudah di sediakan. Wanita itu sudah tak sadarkan diri. Mereka segera membawanya menuju rumah sakit terdekat. “Key, bertahanlah!” Danish khawatir di berjalan di samping tandu dorong, setengah berlari. Satu tangannya mengusap pipi Keyra. Berharap gadis itu bisa di selamatkan. Keyra masih diam tak merespon. Kemudian, gadis itu di bawa masuk ke dalam ambulance. Danish terus memandangi wajah Keyra. Air mata mulai merebak. Sementara arloji di pergelangan tangannya sudah menunjukkan pukul setengah sembilan malam. Pria itu meraih tangan Keyra. Petugas medis yang berada di sisi lainnya sedang memasang infus dan bantuan pernafasan. Meski sangat pelan, Keyra terlihat sudah bernafas. Ada denyut lemah di perge

