Amarah Kiara

1364 Kata

Waktu sudah menunjukkan pukul tiga sore, saat Mike dan Kiara menyelesaikan meeting. Mike yang masih menanti jawaban Kiara pun, harus menelan pil pahit, saat melihat kedatangan sumainya, Kevin. "Sudah selesai?" tanya Kevin. Kiara hanya mampu menganggukkan kepala, sebagai jawaban. Rasanya, aku belum mengirimkan pesan apapun padanya. Lalu, bagaimana dia bisa ada di sini? "Kebetulan, urusanku di sini juga sudah selesai. Jadi, ayo!" Kevin tetap merangkul pundak Kiara dan mengajaknya berjalan cepat. Raut wajah Mike semakin memerah, menahan amarah. Sungguh, ia ingin berteriak pada Kiara. Mengingatkan padanya kesalahan yang sudah pria itu lakukan. Namun, ia kembali menahan diri. Siapa aku, yang merusak kebahagiaannya. Aku hanyalah kekasih gelapnya. Baiklah, aku harus puas dengan status itu,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN