Sah

1008 Kata

Arkana dipaksa untuk mengucapkan ijab kabul di samping brankar kakeknya yang dibelenggu oleh selang-selang infus. "Sah!" Arkana bahkan serasa ini mimpi, pun dengan Lanina. Barusan Arkana baru saja mengikatnya dengan sebuah kalimat yang menyatakan kalau mereka kini sudah sah jadi suami istri. Apakah ini lelucon? Mereka mendadak, sangat mendadak menikah di ruang perawatan dengan Kek Djaya yang sudah sangat lemah, hanya memakai jersey basket dan si pengantin wanita juga masih mengenakkan seragam sekolahnya. "Kita sudah menjalankan amanat dari Pak Djaya, kalian berdua bisa meresmikan pernikahan kalian kalau kalian sudah benar-benar siap. Saat ini, pernikahan kalian sudah sah tapi hanya di mata agama, belum tercatat di catatan sipil!" kata si penghulu. Lanina cuma bengong, speechless dan t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN