48. Terlihat berbeda

1513 Kata

"Ini hari Sabtu loh, kamu engga jalan sama suami mu?" tanya Siera heran. Tangannya menggendong Zena seusai menyusui anaknya itu. "Mas Rafi kan perjalan dinas, besok baru pulang," jawab Nares. Ia mengulurkan tangan, meminta Siera menyerahkan Zena ke dalam gendongannya. "Bakti mana?" tanya Nares kemudian, sedari tadi ia datang dia sama sekali belum melihat sepupunya itu. "Main futsal sama temen kantornya, besok baru deh waktu full buat aku sama Zena. Iya kan, Sayang?" Sieran mencubit pelan pipi anak perempuannya itu hingga membuat Zena merengek karena tidak nyaman. "Iseng banget sih, Set," tegur Nares. Siera cekikikan mendapatkan teguran dari sahabatnya itu. "Mau makan engga? Aku udah masak nih," tawar Siera. Nares yang sedang mengajak bicara Zena hanya bergumam tidak jelas menjawab

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN