Hari ini hari kepulanganku dari rumah sakit. Intan dan Dev sibuk mengemasi barang-barangku. "Udah? Enggak ada yang ketinggalan?" Tanya Dev melihat ke sekeliling memastikan semua barang sudah dikemas. Intan hanya diam mengangguk pelan sebagai jawaban. Tidak ada sepatah katapun yang keluar. Itu seperti perang dingin diantara mereka berdua. "Ayo berangkat." Dev mengajak mengarahkan kepalanya menuju pintu. Aku kemudian berusaha turun dari kasur secara perlahan-lahan dan ternyata aku cukup kesusahan sehingga Dev dengan buru-buru menghampiriku. Dia berlari kecil membantu aku turun dari kasur. "Bisa?" Tanyanya. "Makasih." Aku tersenyum kecil setelah berhasil turun. "Intan kamu tuntun Nadia jalan aja, biar aku yang bawa barang-barangnya," titah Dev yang hanya diangguki oleh intan. I

