Bab 19

1214 Kata

[PRAM POV] Aku berjalan dialtar pernikahan yang dibilang cukup sederhana namun mengesankan untuk diingat. Pernikahan yang hanya sekali seumur hidup, y ajika dalam hubungan tersebut tidak ada kata cerai disalah satu pasangan. Eits tapi yang menikah disini bukan aku huahahahhaha, disini aku hanya jadi fotografer. Nyesek ah tidak juga aku sering menjadi fotografer diajang pernikahan eh ajang dikira lomba maksudnya tuh diacara pernikahan. Iya kalua hadirnya sebagai tamu sih nyesek, nyesek kalau hadir sendirian dan ditanya kapan nikah? Kapan nyusul? Kenapa setiap basa-basi acara pernikahan kayak gitu. Pernah suatu ketika ada acara pemakaman nah kebetulan bibikku ada disamping dia selalu Tanya kapan aku nikah diacara nikahan orang terus giliran aku bertanya, "Bik kapan nyusul?" kepalu eh kep

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN