Bab 38

1037 Kata

[Nadia POV] Dia terus melumat bibirku perlahan-lahan dia membuka satu persatu helaian kain yang membalut tubuh. "Euhm.." Deru nafasku berburu, jantung berdegup kencang. Baru saja Dev memberikan jeda dia kembali mendekatiku saat dia mencengkram daguku, "Dev, aku gak mau melakukannya." Sejenak dia menatap lekat-lekat diriku, "Aku juga sebenarnya tidak bisa melakukannya." Aku mengerinyitkan kening, "Lalu apa yang kamu lakukan saat ini?" Tanyaku mengingat dia telah membuka separuh pakaianku. Dia menarikku kedalam pelukannya, dengan kedua tangan yang melingkar diatas panggulku dia berkata, "Aku tidak ingin ini berlanjut lebih lama lagi. Semakin menundanya semakin lama durasinya." "Apa kamu marah?" Dengan tatapan redup namun tetap menatapku dia menjawab, "Marah? Tidak. Aku murka, tapi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN