Bab 39

1439 Kata

[Deva POV] Brak! "ARGH!" Aku menggeram fruastasi. BUG! BUG! BUG! Berkali-kali memukul tembok untuk melampiaskan amarahku tapi tetap saja aku terus merasakan penyesalan. Aku memukul-mukul dadaku, amat menyesakkan didalam sana. Air mataku mengalir sangat deras. DUG! DUG! DUG! "Bodoh! Bodoh! Bodoh!" Gerutuku tanpa henti. Berkali-kali aku memaki diriku mengatakan, "Dasar b******k, pria kurang hajar! Gak punya hati nurani!" Sambil memukul-mukul kepalaku sendiri. Betapa menyesalnya aku telah melakukan itu semua pada Nadia, "Aku benar-benar memanfaatkannya, kamu pria b******k Dev!" Makiku mengigit jemari-jemariku. Lelah mengamuk aku tertidur hingga jam 8 malam. Aku terbangun memijit pelipisku yang terasa pening. Aku sedang memikirkan Nadia saat ini, bagaimana dia disana apakah suda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN