[Intan POV] Panik saat aku meliha nadia dalam keadaan tidak sadar bersembur darah disekujur tubuhnya. "Intan, siapin semua berkas datanya nadia kita kerumah sakit sekarang!" Aku segera pergi kekamarnya nadia mengambil map yang pernah dia bawa kerumah sakit. Setelah memastikan semua keperluannya kami masuk kedalam mobil dan berangkat menuju rumah sakit. Dev sangat panic dan khawatir dengan keadaaan nadia, dia menyetir dengan keadaan gelisah. "Dev, tenanglah. Jangan menyetir dalam keadaan panic." Aku berusaha untuk menenangkan dev namun dia justru membentakku. "Tenang katamu? Dengankeadaan nadia yang seperti itu kamu berharap aku bisa tenang? Pikir tan! Pikir!" Dadaku bergetar melihat kemarahan dev. Tidak mungkin aku bebicara dengannya disaat yang seperti ini. dev terus berteriak meman

