Bab 17

1412 Kata

[Nadia POV] "Dev gak ada kesini, mungkin dia ke tempat lain," Jawabku pada akhirnya. Aku tidak ingin menimbulkan masalah jika mengungkapkan yang sebenarnya. Intan tampak terdiam, "Hum, gitu ya. Kira-kira dia kemana ya semalam?" "Entahlah kamu tanya dia aja nanti kalau udah pulang." "Masalahnya, dia gak ada jawab pesanku. Bahkan aku sudah mencoba untuk meneleponnya tapi tidak diangkat sekarang ponselnya mati. Aku jadi khawatir nad." Aku mengelus-elus pundaknya, "Yang sabar ya, dia pasti ada alasannya. Mungkin ada urusan silat? Atau urusan dengan temannya? Atau berkas pribadi yang harus dia urus?" Intang bergeming dia menatap lurus kedua kakinya, "Mungkin kamu benar nad. Ya udah aku pulang dulu. Maaf ya aku telah mencurigai mu." "Gapapa, santai aja. Wajar kok kamu khawatir kamu kan i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN