Sekarang Ze sudah kembali dari kantor fans segera untuk menjemput Adiknya yang mungkin sudah pulang, dia sebelum menjemput adiknya berniat untuk membeli sesuatu yang adiknya suka yaitu makanan yang dijual di pinggir jalan yaitu siomay dan juga cilok. itulah makanan kesukaan adiknya, dan jangan lupakan es teh Naya juga menyukai nya juga. Adiknya tidak pernah meminta yang aneh-aneh, dan justru dia sangat mandiri dan bila dia meminta saja hanya makanan yang dijual di pinggir jalan dan harga murah.
"pak siomaynya 5 ribuan 2, yang satu jangan pakai kubis sama jangan pedas. terus yang satunya lumayan pedas." Kata Ze sempatkan mampir membeli siomay.
"baik nak silahkan tunggu ya."
Penjual membuat pesanan yang Ze, sedangkan dia menunggu sambil memainkan ponselnya yang sejak tadi berbunyi. dia duduk dengan membalas pesan dari sang adik yang mengirimnya pesan sejak tadi, lalu dia menjawab segera agar adiknya tidak khawatir.
"Ini dek pesanannya, 10 ribu ya dek."
"Ini pak uangnya, dan kembaliannya buat bapak saja."
"Semoga tuhan memberikan kebahagiaan selalu kepada keluarga mu nak."
"sama-sama pak, saya permisi dulu."
Di perjalanan menuju ke sekolah Naya, Ze dihadang oleh 2 mobil hitam. kemudian pemilik mobil tersebut keluar dengan menggunakan pakaian serba hitam dengan topeng melekat diwajahnya. lalu mereka mulai menghajar Ze secara bersamaan dan ada juga yang memakai senjata.
"Lemah, jika kalian laki-laki maka lawanlah satu persatu jangan keroyokan seperti ini." kata Ze dengan nada sedikit jengkel karena mereka mainnya keroyokan, dan sedikit tak terima saja karena terlambat menjemput sang adik karena masalah ini.
Bugh
Ze menonjok dengan tenaga dalam, dan dia langsung terkapar lemas. kemudian dia berjongkok lalu meludahi orang yang dia pukul tadi, Ze melanjutkan melawan sisa orang-orang berpakaian hitam dengan mengunakan teknik bela diri yang dirinya kuasai. Serta jangan lupakan dia membawa pisau lipat serta pistol jenis biasa yang tersematkan di saku celana sedangkan pisau lipat dia simpan di saku baju.
Srettt
Dor Dor Dor
Syuuuttt
Mereka menggunakan pistol menembakkannya ke arah Ze, untung saja reflek Ze sangat peka dan bisa menghindari tembakan dengan sempurna. lalu Ze berbalik arah dan mengunci pergerakan musuh, lalu dia merebut pistol dari lawannya dan berbanding terbalik mengarahkannya tepat di kepala musuh. lalu dia berteriak dan berkata, " BERHENTI! JIKA KALIAN TIDAK INGIN SALAH SATU TEMAN KALIAN TERTEMBAK MAKA LETAKAN SEMUA SENJATA KALIAN KE BAWAH!" Ze menggunakan taktik untuk menyuruh mereka meletakan senjata sekaligus menyerah.
Tubuh Ze sendiri ada sedikit luka akibat pukulan yang dia dapatkan dari masih karena sempat lengah saat melawan, dan juga mereka ternyata sangat licik beraninya melawan dari arah belakang. untung saja hanya luka lebam saja dan sudut bibirnya sedikit robek karena terkena pukulan saat melawan. Luka nya tidak terlalu menyakitkan tetapi jika adiknya tahu dia terluka maka dia akan mencemaskan sekaligus akan bertanya mengapa dirinya mendapat luka dari mana.
"KALIAN LIHAT SAYA MEMBAWA PISAU, JADI SEBAIKNYA KALIAN MENYERAH LAH SEBELUM PISAU INI MENANCAP TEPAT DI JANTUNG TEMAN KALIAN! INGAT INI TIDAK MAIN-MAIN ANCAMAN SAYA." Dengan suara lantang akhirnya mereka menyerah dan segera pergi dan orang yang Ze kunci pergerakan nya tadi dia lepaskan dan dia juga ikut pergi bersama para rekannya.
Ze rasa ada yang tidak beres dengan kejadian ini, pasti ada yang menyuruhnya. Dia yakin orang di balik penyerangan ini inginkan sesuatu dari dirinya dan juga mungkin saja mereka mengincar Adiknya, jadi dia akan lebih berhati-hati lagi dan memperketat pengawasan nya kepada Naya karena tida tidak mau jika adik nya termasuk ke dalam zona bahaya hidupnya. karena Jika pekerjaannya Hacker seperti dirinya sangat berbahaya dan meskipun mendapat uang cukup mudah tetapi nyawa taruhannya.
Satu hal lagi dia ingin mengungkap kematian kedua orangtuanya, dan mencari tahu identitas asli sang bunda apakah alasan kakek nya mengusir bunda mereka sampai bundanya tidak memakai marga nya lagi dan menyembunyikan marga Christopher di dalam nama sang adik.
"Sebaiknya aku akan lebih pantau lagi kegiatan Aya, tidak mau jika mereka Sampai menemukan kami dan menyuruh nya kembali ke rumah neraka itu." Batin Ze dia tidak rela jika mereka menyuruh untuk kembali kepada keluarga Christopher dan untuk tinggal selamanya disana.
Prok prok prok
"Hebat benar-benar hebat." kata seseorang muncul tiba-tiba
"Siapa anda." Tanah Ze karena tidak tahu siapa dia, mengapa dia muncul tiba-tiba di depannya.
Karena Ze merasa ada yang tidak beres dari orang didepannya dan sangat berbahaya seperti nya, jadi dia memberi ancang-ancang dan mengeluarkan pistol dari saku celana jika ada sesuatu terjadi dia bisa menyangkal nya.
"Kau siapa, dan mengapa menghalangi ku." Ze berani bertanya kepada orang tersebut lebih dulu, dengan percaya dirinya dia berkata seperti itu.
Click
Dug
Orang itu mengeluarkan sesuatu dari dalam saku dan mengarahkannya tepat di kening Ze, dengan sekuat tenaga Ze membuang senjata itu sampai terlempar jauh.
"Hehe Kau mau bercanda denganku, Hahaha tidak minat saya." Kata dia dengan nada yang ingin sekali Ze congkel matanya.
Dia berjalan mengelilingi Ze dan dia bermain dengan pistol yang ia pegang dan dia selalu berkata yang aneh dan seperti dia kenal siapa itu Ze sebenarnya. padahal Ze sendiri tidak mengenali orang tersebut tetapi seakan dia tahu siapa itu Ze sebenarnya.
"SUDAH AKU KATAKAN SIAPA KAU SEBENARNYA!"
HAHAHA
Dia justru tertawa seperti mendengar tertawa dari iblis sungguh mengerikan sekali, tetapi tidak bagi Ze karena dia sudah sering mendengar tawa seperti itu juga untuk apa dirinya takut, dia sering sekali berada di posisi saat ini. bahkan lebih buruk dari ini dia yang profesi sebagai Hacker sudah pernah di kejar oleh komplotan Mafia, polisi, dan juga kedutaan besar juga pernah tetapi tidak tertangkap sama sekali.
"Apa benar kau tidak mengenaliku Mr. Z, coba kau ingat dulu siapa, pasti kau akan mengetahui siapa saya sebenarnya." Justru dia berbanding bertanya kepada Ze, bahkan Ze berusaha mengingat siapa pria di depannya ini.
"K-kau! Iya saya ingat siapa anda, namun mengapa anda bisa tahu jika saya berada di Jakarta?"
Sekarang Ze dalam keadaan gawat, Karen orang yang menghadang nya saat ini bukanlah lawan nya. Kalian mau tahu siapa dia? yap dia merupakan salah satu Mafia terkejam di dunia sekaligus dia berjiwa phsychopath di dalam jiwanya. Dialah yang selama ini memburu Ze dan menggagalkan semua rencana dan kabur Ze selama ini. Dia sempat mengancam akan membunuh semua keturunan Ze hingga akhir tetapi entah alasan apa dia sampai rela mencari Ze di penjuru dunia, dia bahkan sudah berpindah kota, daerah, bahkan negara agar tidak ketahuan olehnya. Sungguh hidupnya sekarang dalam bahaya besar, peringatan di kelapanya pun sudah berdering seakan dia harus kabur dari sini dan bahaya berada di dekatnya.
Sekarang apa yang akan terjadi kedepannya, hanya Tuhan saja yang tahu apakah dia masih hidup setelah melawan sebut saja inisial LZ. sepertinya hidupnya berada di ujung tebing dan bersiap menghadapi takdir seakan dia sedang berada di depan malaikat Maut saja.