Pagi pun tiba, saat itu Delon berada didalam ruangan Keyla setelah semalam memaksa orang tua Keyla atau mertuanya untuk kembali ke hotel begitu juga dengan kedua saudara Keyla itu, tetapi dengan satu syarat mulai malam itu sampai Keyla sadar mereka akan tetap dijaga agar kedua saudara Keyla itu tidak pergi kemana-mana.
Brian yang kekeh ingin terus berada dirumah sakit membuat Delon jadi pasrah dengan keputusan kk ipar nya itu, dan Wiliam masih berada disana juga dia tidak mau meninggalkan Delon juga Keyla. Sedangkan Crall kembali disibukan dengan urusan kantor yang harusnya itu menjadi urusan Delon..
"Yeahhhhh..... Begitulah nasib seorang Crall hahaha" author
"Apa lu Thor, ngejek gue lu" Crall
"Gk ngejek loh om, hanya lucu ajh lihatin takdir Lo gitu-gitu Mulu" xixixixi author
"Wah malah berani hina gue lagi awas yah Thor jangan harap cerita nih bakalan selesai" Crall
"Yaelah emang gue takut wleee, nikah Sono biar gk jadi jomblo lagi" author
"Eh Thor mendingan gue nikah ama lu dah kan sama-sama jomblo hehehe" Crall
"Ngimpi,,,, dah sana kerja" author
Disisi lain Delon yang tengah menaruh kepalanya disamping ranjang sambil memegang erat tangan Keyla, tertidur. Yah mungkin karena kecapean karena semalam bergadang menjaga Keyla, hehehehe
Begitu juga dengan Brian dan Wiliam mereka tidur di sofa yang sudah disediakan disana, untung Delon CEO kaya jadi bisa mendapatkan akses untuk masuk kedalam ruang VIP dimana apapun yang dibutuhkan ada disana.
Delon pun tersadar saat Keyla mulai menggerakkan jarinya yang dipegang oleh Delon serta memanggilnya.
" Del..." Panggil Keyla
Delon sontak terbangun dan sangat bahagia melihat istrinya, dia pun memeluk Keyla dengan sangat erat.
" Dell... Aku belum meninggal tanya Keyla" ucap Keyla.
"Sstttt..... Jangan bilang begitu sayang, kamu baik-baik saja" ucap Delon padanya
" dell.." panggil Keyla lirih
"Iya sayang ada apa"menatap wajah istrinya
"Siapa pria yang tidur di sofa itu" tunjuk Keyla kearah kk laki-laki nya itu, Keyla tidak bisa melihatnya karena sudah membelakangi mereka
Delon pun tersenyum dan berkata"sayang kejutan yang aku katakan kemarin kepadamu adalah mereka, dia adalah kak Brian".
Mendengar hal itu Keyla begitu terkejut dan menutup mulutnya seakan tak percaya tentang apa yang dia dengar" be...benarkah itu"
Delon mengangguk dan mencoba untuk menghampiri Brian yang tengah tertidur."kak... Kak bangun Keyla sudah sadar"
Mendengar hal itu dengan sangat pelan Brian pun membuka matanya dan mencoba untuk duduk.
"Kak Keyla sudah sadar" ucap Delon kembali membuat kesadaran Brian dia membelalak kedua matanya melihat adeknya yang sedang menatapnya dengan sendu.
"Adek...." Brian berlari kearah Keyla dan memeluknya,Wiliam yang mendengar keributan itupun terbangun, dia begitu terkejut melihat Keyla yang dipeluk oleh kknya"Keyla sudah sadar" tanya Wiliam kepada Delon
Delon mengangguk dan berlalu menghampiri kedua saudara itu. Melihat kknya yang memeluknya dengan erat Keyla pun menangis..
"Kak,,,,, hiks hiks hiks Keyla rindu" ucap Keyla membuat Brian ikut menangis..
"Kk juga sayang" ucap Brian lalu melepaskan pelukannya dan mengusap lembut rambut Keyla
"Kk ayah sama ibu dimana dan adek juga kak Susanti dan kak Lili dimana" mendengar hal itu tiba-tiba raut wajah Brian sedikit berubah, dia emosi mendengar nama kedua saudara nya itu. Tapi saat itu Delon pun bicara.
"Sayang kamu istirahat dulu yah sebentar lagi mereka akan sampai disini jadi kamu jangan terlalu banyak berpikir yah"...
Keyla hanya mengangguk walau dia sebenarnya ingin bertemu dengan keluarga nya...
Tak lama setelah itu pintu ruangan terbuka disana Brito dan Sulasmi datang dan juga adek bungsunya, Keyla begitu bahagia melihat keluarganya.
"Ayah ibu..." Panggil Keyla sambil meneteskan air matanya.
"Key.... Kamu sadar nak"ucap Sulasmi mereka pun menghampiri Keyla dan memeluknya. Saat mereka selesai Keyla pun sadar bahwa ada yang kurang.
"Ayah ibu kk Susanti dan kak Lili kemana mengapa mereka tidak masuk" Brito dan Sulasmi yang mendengar itupun saling menatap dan kembali menatap Delon.
Delon yang tau itu pun memanggil menyuruh bodyguard nya untuk membawa saudara Keyla kedalam.
"Suruh mereka masuk" ucap Delon dengan wajah dinginnya
Keyla yang melihat sikap Delon hanya kebingungan...
Akhirnya kedua kk Keyla dipersilahkan masuk namun hal yang benar-benar membuat Keyla terkejut adalah ketika para bodyguard itu melempar kedua kknya kelantai, mereka berdua pun berlutut dan menundukkan kepalanya.
"De....dell, kenapa kamu memperlakukan saudara ku seperti ini" tanya Keyla
"Sayang pelaku yang telah meracunimu adalah mereka berdua, mereka mencoba untuk membunuhmu dan juga calon anak kita" mendengar hal itu Keyla benar-benar sangat terkejut, bagaimana mungkin kedua saudaranya bisa Setega itu padanya.
Keyla terdiam dan terus menitikkan air matanya. Brian yang melihat betapa tersiksanya adek perempuannya ini benar-benar sangat emosi.
"Key.... Jika kamu mau maka lebih baik kedua kk kita ini tinggal dipenjara saja. Mendengar hal itu Delon hanya terdiam, namun Lili dan juga Susanti menangis mereka benar-benar tidak sanggup jika harus masuk kedalam penjara.
"Kak.... Aku menyayangi kk" ucap Keyla kepada Brian "aku juga menyangkut ayah dan ibu dan juga saudara ku yang lain, dan aku tidak ingin menyakiti siapapun. Aku tidak bisa melihat saudaraku menjalani masa hidupnya didalam penjara" ucap Keyla yang membuat semua orang menatapnya dan juga kedua kknya.
"Key... Apa maksudmu sayang mereka hampir membunuhmu" ucap Delon lembut tidak setuju dengan keputusan Keyla.
" Iya aku tau dell.... Karena itu ini pelajaran untuk kedua kk ku, untuk kali ini aku akan memaafkan kalian, tapi jika kalian mengulangi kesalahan yang sama seperti ini maka, aku tidak bisa berbuat apa-apa lagi selain menyerahkannya ditangan suamiku"
Mendengar hal itu Susanti dan juga Lili menangis sejadi-jadinya dan berhamburan diperlukan Keyla. "Maafkan kami dek kami berjanji tidak akan melakukan kesalahan lagi" ucap Susanti
" Kk juga minta maaf yah dek" ucap Lili
Wiliam yang melihat itu benar-benar salut dengan keyla. Selain cantik hatinya sangat mulia, beruntung nya Delon mendapatkan wanita sepertinya.