bc

CEO DINGIN ITU MENCINTAIKU

book_age18+
1.0K
IKUTI
6.2K
BACA
submissive
goodgirl
bitch
CEO
drama
icy
office/work place
first love
multiple personality
passionate
like
intro-logo
Uraian

Ditengah malam yang dingin ditemani gerimis hujan menambah rasa kantuk diwajah gadis yang sedang tidur nyaman dibalik selimut nya,,, itulah Keyla dengan bibir yang sedikit gemetar karena menahan hawa dingin yang membuatnya tidak mau bergerak. Keyla yang berumur 20tahun yang memiliki tubuh mungil, mata hitam pekat, bulu mata melentik, dan memiliki senyuman yang sangat manis, kulit hitam atau biasa di sebut kulit sawo matang nya tidak membuat wajahnya melihat jelek melainkan membuatnya tambah berbeda dari saudaranya. Yah,,, dia memiliki empat orang saudara, Susanti kk pertamanya yang mempunyai karir di bidang perguruan, lili kk keduanya yang baru menyelesaikan kuliahnya dan lebih memilih untuk bekerja di toko tepat dikota, yang keempat adalah Brian kk laki" Keyla yang masih memulai perkuliahan nya di bidang perkantoran, namun anehnya kk laki" Keyla itu lebih memilih kerja untuk membuat perabotan rumah tangga , yah itung-itung menambah uang jajan, dan yang claa adek laki"nya Keyla, yang baru masuk kelas 1 SMP. Mereka bukan dari keluarga kaya, melainkan dari keluarga sederhana ayahnya pak Brito memiliki usaha menjual ayam, dan ibunya Sulasmi yang membantu suaminya menjual. Melihat keluarga yang seperti itu rasanya sangat lengkap, dan akan segera lebih lengkap setelah Keyla bertemu dengan seseorang yang bahkan akan menjadi orang yang sangat Keyla cintai.

chap-preview
Pratinjau gratis
CEO DINGIN ITU MENCINTAIKU
Malam itu hujan begitu deras membuat seorang gadis hanyut dalam mimpi dengan selimut tebal menutupi seluruh tubuhnya. Namun tiba" dia terbangun seakan tak ingin meninggalkan mimpi indahnya itu, Keyla adalah gadis yang berumur 20 tahun yang memiliki kulit hitam atau sering disebut kulit sawo matang, namun wajah itu terlihat berbeda ketika senyum terpancar dibibir manisnya, keyla mempunya bulu mata yang melentik ditambah bola mata hitam yang pekat, bentuk tuh yang tidak terlalu kurus namun cantik karena memiliki d**a yang lumayan bisa menarik beberapa perhatian pria yang melihatnya. "Uhhh..... Kenapa harus sekarang sih, pekik Keyla karena menahan tubuhnya yang ingin beranjak dari ranjangnya. Hadehhhh disaat lagi pengen mimpi indah malah kebelet pipis",,,, gerutu Keyla sambil pergi kebelakang rumah. Yah namanya juga dikampung tentunya WCnya lumayan berjarak dari rumahnya. Sesampainya Keyla didepan pintu itu,,,,, disana suara teriakan langsung mengejutkan Keyla yang spontan membuka pintu WC dan menguncinya, Keyla diam-diam menatap dari sela-sela papan itu. Saat itu pun Keyla terkejut dan langsung menutup mulutnya saat melihat tidak jauh dari pandangannya ada 3 pria misterius yang sedang berbicara. "Sudah tidak perlu mencarinya lagi aku yakin kalau dia tidak akan selamat menuju hutan itu", ucap suara keras dari pria itu yang berbicara kepada 2 orang temannya. Keyla masih diam sambil menutup mulutnya dengan ke dua tangannya yang sedang gemetaran, entah siapa 3 pria itu yang jelas Keyla tau kalau mereka bukan orang baik-baik. "Aku yakin sampai besok dia tak akan lagi melihat dunia" hahaha,,,,, suara boriton itu "karena aku sudah melukai tubuhnya dan aku yakin dia akan kehilangan banyak darah serta menjadi makananan binatang buas, bos akan senang mendengar ini hahaha",,,, lanjut pria itu, tak lama kemudian mereka pun pergi dari tempat itu. Keyla yang dari tadi memperhatikan mereka dengan perasaan yang campur adukpun akhirnya sadar dan kembali melanjutkan aktivitas nya apa lagi kalau bukan mengeluarkan apa yang ditahannya dari tadi. Dengan cepat Keyla berlari dan menuju kamarnya yang tak jauh dari dapur. Dia pun menghempaskan tubuhnya kembali ke ranjangnya, sambil memeriksa detak jantungnya dia pun sangat yakin kalau orang- orang diluar tadi bukan orang baik-baik. "Mereka pembunuh iya aku yakin mereka pembunuh",,, tebak Keyla yang masih saja gemetaran. Dia langsung menarik selimutnya dan bersembunyi dibalik selimut tebalnya itu sambil berdoa, "Ya Tuhan selamatkan lh orang yang berada dalam bahaya itu, aq yakin orang itu bertahan mati-matian untuk bisa terlepas dari orang-orang itu". Tak terasa Keyla pun tertidur lelap malam itu, sampai pagi dia dikejutkan dengan suara Sulasmi ibu dari Keyla syahputri. "Key,,,,, key bangun ini dah pagi loh cepat bangun bantuin ibu buat beres" gih. "Mmmm"..... Suara Keyla yang baru bangun "Cepat bangun ihh, kebo banget sih nih anak perawan satu". "Ihhh,,,, apaan sih Bu baru juga pagi-pagi udah teriak". 'Makanya ayo bangun, bantuin ibu buang sampah"....ucap Sulasmi "Bu ada apa sih ribut-ribut ini masih pagi loh",,,, suara suara serak khas bangun tidur dari ayah Keyla pak Broto. "Anak papa nih dari tadi dibangunin gk mau bangun',,,,, Sulasmi Brito hanya menggeleng-geleng kepala melihat istrinya yang memang suka ribut kalau pagi-pagi. Pintu kamar Keyla pun terbuka. "Apa sih Bu",,, ucap Keyla sambil menggosok kedua matanya, hahaha so pasti Keyla melupakan kejadian semalam karena gadis itu memang pelupa, apa lagi kalau ibunya terus saja merepet tiap pagi Keyla hanya bisa menutup kedua telinganya.  "Key",,, sahut ibunya "cuci mukanya setelah itu buang sampah, sisa potongan ayam semalam menyengat banget karena semalam banyak yang membeli ayam". Yah usaha ke dua orang tua Keyla adalah menjual ayam. "Iya iya bentar',,,,, Keyla sambil bergegas untuk mencuci wajahnya. "Ihhhh,,, bau banget sih nih bangke", kesal Keyla dengan memancungkan bibirnya. "Kan ada kak susanti Napa gk dia ajh, ih sebel". Susanti adalah kk pertamanya Keyla kknya berumur 24tahun yang sudah menyelesaikan kuliahnya dan Sekarang mengabdi sebagai seorang guru cantik di SD yang tak jauh dari rumah Keyla, susanti memang cantik dari Keyla rambut pendek dengan wajah berisi dan kulit putih, membuat banyak lelaki jadi terpesona melihatnya. Saat Keyla hendak ingin meninggalkan hutan itu tiba" dibalik semak-semak terdengar suara pria namun suaranya terdengar sangat lemah. Keyla yang terkejut pun diam-diam membuka semak-semak itu secara pelan. Dan dengan spontan suara Keyla membuat orang tergeletak lemah dibawah rerumputan itu membuka matanya. "Aaa".... Teriak Keyla sontak membuat dia terjatuh. Diapun kembali sadar dan mencoba menghampiri pria asing itu, saat itu Keyla langsung teringat kejadian semalam, dia ingat bahwa ketiga pria dengan badan tegap itu ingin membunuh seseorang, "apakah",,,,,,, tangan Keyla langsung menutup mulutnya dan tak sengaja bulir air mata jatuh dari sudut matanya, Keyla merasa kasihan melihat tubuh lelaki itu. Dengan penuh keberanian Keyla pun mencoba menyentuh tangan laki-laki itu yang wajahnya pun sudah dilumuri dengan darah.sontak Keyla kaget saat pria itu memegang kuat tangan Keyla dan menindih tubuh keyla, lalu menutup mulut Keyla dan berkata. "Siapa kamu",,, dengan tatapan tajam pria yang bernama Delon syahrasta sambil mengunci kedua tangan Keyla. Keyla hanya bisa merontah-ronta karena ketakutan melihat darah yang menetes di hidungnya. "Aku akan melepaskan kamu tapi jangan coba-coba untuk berteriak, jika kamu berteriak maka kamu akan tau akibatnya paham", dengan mata tajam Delon menatap Keyla dan mencoba untuk melepaskannya. Delon pun mencoba untuk duduk karena perutnya yang sudah terluka membuatnya tertidur disini semalaman serta menguras banyak energi nya. "Huhhhh.... Apa ka_kamu gila, ka_kamu ingin membunuhku" ucap Keyla terbata-bata karena tadi nafasnya tertahan saat Delon membekap mulutnya tadi. Sambil mencoba menetralkan nafasnya Keyla pun memandang Delon yang tak berdaya juga sedang memperhatikannya. "Kamu diamlh disini ada yang harus aku ambil jangan kemana-mana", perintah Keyla kepada Delon. Delon hanya diam dan memperhatikan Keyla yang mulai pergi jauh dari hadapannya. Delon>>> Aku membuka mataku dan melihat sekeliling, dimana aku,,,,, aku baru sadar ternyata semalam aku sedang dikejar oleh tiga pria yang tidak lain adalah anak buah dari musuhku Jhon wiliam. Yah wiliam adalah seorang gangster yang selalu menghalangi aku untuk perkembangan usaha bisnis yang memang  jauh lebih besar dari apa yang dia punya dia berencana ingin membunuhku dan mencoba untuk menyerang ku dari belakang, yah aku adalah seorang CEO dari perusahaan raksasa yang ada di Jakarta aku juga termasuk dalam kategori orang yang paling dihormati disana karena aku memiliki semua aset yang hampir tersebar di berbagai belahan dunia.sebenarnya aku berencana ingin pergi ke Eropa untuk usaha Bisnisku namun perjalanan ku di bandara ternyata telah diketahui oleh wiliam yang sudah memasang banyak jebakan yang bahkan aku yang lengah tidak bisa berbuat apa-apa. Saat itu aku berada didalam mobil, tiba-tiba ada truk yang sengaja ingin menabrak mobil kami, sehingga saat itu mobil kami tergelincir jauh sekali, saat itu aku sadar bahwa aku masih terjebak didalam mobil bersama supirku yang kini telah meninggal karena tertusuk besi aku pun mencoba untuk keluar dan tak sengaja wajahku langsung dipukul habis oleh beberapa pria bertubuh besar lalu menyeretku diatas helikopter yang sudah menunggu kami dari tadi, aku hanya tergeletak lemah dibawah kaki mereka karena sudah kehabisan tenaga, mereka pun tertawa tanpa mempedulikan ku. Sesampainya kami ditempat yang mereka tuju,merekapun menyeretku dan melemparku ketanah yang bahkan aku sendiri tempat semacam apa ini. Saat aku melihat mereka tengah lengah aku diam-diam bangun dan mulai memulihkan kesadaran kusaat itu aku mencoba untuk melarikan diri dari mereka namun naas salah satu dari mereka melihatku kabur. Aku tidak tau harus kemana selain mencari tempat sembunyi namun saat aku benar-benar menjauh salah satu dari mereka menahannya dan musuk perutku namun aku tetap bertahan dan memegangi pisau yang dia arahkan diperutnya dia ingin mendorong nya agar langsung membuat aku mati namun aku bertahan dengan menendangnya. Alhasil akupun berlari dan menarik pisau itu dari tubuhku. "Ahrrrr......" Perihnya tak tertahan aku terus berjalan sempoyongan menahan darah yang mengalir deras di tanganku yang sedang menutup lukaku. Aku pun sudah tak sanggup lagi berlari sampai penglihatanku kabur dan tiba-tiba aku terjatuh tepat pada tempat dimana aku duduk saat ini.aku mendengar suara teriakan seorang gadis yang mencoba untuk menyentuh tanganku. Dengan spontan tanganku reflek mengunci tangannya dan menutup mulutnya, aku melihat air matanya dan bertanya siapa kamu dengan tatapan tajamku namun dia tidak menjawab Karena aku sudah membekap mulutnyanya dengan tanganku, "aku akan melepaskan mu tapi jangan berteriak atau tidak kamu akan tau akibatnya", dia mengangguk dan dengan pelan aku mengangkat tubuhku yang menindihnya.  "Apa ka_kamu gila ka_kamu mau membunuhku", aku hanya menatapnya dan tiba-tiba dia berdiri dan menyuruhku untuk menunggu nya apa yang ingin dilakukan gadis itu, tak lama aku menunggu dia pun datang dengan membawa beberapa lembar daun yang bahkan namanya saja aku gk tau. "Lukamu seperti nya parah biarkan aku mengobatinya", ucap Keyla yang langsung menggosok daun itu ditelapak tangannya sehingga daun itu mengeluarkan cairan aneh. "Apa itu,,,," tanya Delon lirih "Ini obat untuk membantu lukamu agar cepat mengering", ucap Keyla santai dan mendekati Delon. "Tahan yah ini agak perih", ucap keyla kembali. Delon hanya diam dan mengikuti instruksi Keyla. "Apakah dia benar-benar gadis baik, tapi aku lihat dari wajahnya dia bukan orang jahat" gumam Delon dalam hati sambil menatap wajah Keyla. "Sudah selesai,,,,,,," kata Keyla sambil tersenyum. Delon masih terdiam melihat senyum Keyla yang sangat manis. Saat Delon sibuk dengan pikirannya tiba" "Srettttt...." Suara baju Keyla yang sengaja ia sobek, mata Delon langsung terbelalak melihat sifat Keyla. "Apa yang kamu lakukan,,,,,," sambil menatap Keyla tajam "Diam" ucap Keyla santai,,,,, Keyla pun mengambil baju yang ia sobek sedikit dan melilitnya diperut Delon untuk menahan obat yang telah Keyla letakan disana. Delon pun hanya bisa terheran-heran melihat tingkah Keyla padanya. "Dia mau merobek bajunya demi menyelamatkan aku", gumam Delon dalam hati. "Kamu jangan salah paham aku akan menolongmu ayo ikut aku kerumahku".tanpa membantah Delon hanya mengikuti nya, sambil sesekali menatap wajah Keyla dari dekat. Karena saat ini Keyla sedang memapahnya, jadi wajah Delon dan Keyla sangat berdekatan, membuat jantung Delon tiba" berdegup kencang. "Apa ini,,,,," ucap Delon dalam hati, "kenapa tiba-tiba jantungku berdetak kencang sekali,,,," melihat wajah Keyla Delon hanya menelan salivanya entah apa yang ada dipikirannya saat ini. "Kenapa gadis itu hanya bersikap biasa ajh saat berdekatan denganku,,,, biasanya cewek yang hanya bertatapan sebentar padaku pasti akan salah tingkah dan mencoba menunduk, tapi kenapa gadis ini hanya terdiam saja,,,," batinnya. "Kita sudah sampai,,,,,," Keyla yang tiba-tiba memecahkan lamunan Delon sambil menunjuk kearah rumahnya yang tidak terlalu besar. "Ini rumahmu,,,,,," Delon memastikan "Iya,,,,,,,," ucap Keyla cepat. Mereka pun menuju kedalam rumah lewat pintu belakang. "Ibu,,,,,,Bu" . Teriak Keyla, "yah sepertinya mereka semua sudah pergi, kita terlalu lambat". Lanjutnya "Pergi kemana,,,,,?" tanya Delon  Keyla hanya diam dan mencoba membawa Delon kedalam kamarnya. "Kamu istirahat dulu disini, aku yakin  kamu pasti sangat lelah,,,,," ucap Keyla tanpa memperdulikan pertanyaan Delon. "Mmmm,,,,,,,," Delon  Keyla yang pergi kebelakang tanpa berbicara apapun membuat Delon terus-menerus mempertanyakan dalam hatinya, "apa yang dipikirkan gadis itu. Apa ada yang salah dariku?" gumamnya. Tak lama Keyla pun kembali kedalam kamar membawa segelas air putih dan baskom yang berisi air dan kain bersih yang sudah basah. "Minumlah aku rasa dari semalam kamu kehausan", tanpa ragu Delon pun menuguk habis air itu. "Itu apa" sambil menunjuk baskom yang tidak terlalu besar yang diletakan Keyla diatas meja. "Aku rasa kamu tidak akan kuat untuk mandi,,,, biarkan aq membersihkan lukamu". Delon yang mendengar ucapan gadis itu hanya mengangguk. "Sejak kapan aku jadi penurut seperti ini" batinnya. "Ibuku dan ayahku sudah pergi ke kota untuk berbelanja, dan dari tempatku ke kota lumayan jauh, kk pertamaku mengajar di SD yang tak jauh dari rumahku, kk ke 2 ku kerja ditoko yang pastinya itu dikota, kk laki-laki ku kerja diperabot untuk membuat perabotan rumah tangga dan adek laki-laki ku sedang melanjutkan sekolahnya diSMP yang jaraknya lumayan jauh". Jelas Keyla sambil mengoleskan kain tadi diwajah Delon. "Kalau kamu,,,,,?????" Ucap Delon  "Hmmm,,,,,," senyum Keyla. "Aku menganggur setelah 2 tahun lulus dari SMA ayah menyuruh aku untuk menganggur untuk sementara karena kk laki-laki ku. Selain bekerja di perabot dia juga kuliah, ayah ku tidak sanggup untuk membiayai kami berdua". Delon yang memperhatikan Keyla sejak tadi merasa kasihan, "bukankah gadis ini baik kenapa aku tidak membantunya saja,,,," tiba-tiba kata itu muncul dalam benak Delon. "Buka bajumu,,,,,," kata-kata Keyla memecahkan lamunan Delon. "Delon yang bingung dengan ucapan Keyla, maksudnya apa kamu jangan macam-macam". Keyla menaikan sebelah alisnya dan berkata, "aku hanya ingin membersihkan tubuhmu yang terluka, tapi kalau kamu tidak mau yasudah" Keyla hendak beranjak dari tempat tidurnya tapi seketika Delon menahan tangannya. "Tunggu,,,,," iya silahkan  Keyla kembali menaikan sebelah alisnya dan duduk kembali menghadap Delon. Delon yang salah tingkah dengan sifatnya membuka satu persatu kancing kemejanya yang sudah berlumuran darah. Dengan hati-hati Keyla membersihkan darah itu. Namun saat keyla membersihkan d**a bidang Delon,,,, deg deg deg Detak jantung Delon kembali meledak,,,,,,,,"apa kamu sakit???" Keyla sambil menatap Delon Delon yang untuk pertama kalinya merasakan hal seperti ini ketika bersentuhan dengan wanita hanya bisa menggelengkan kepalanya tanpa melihat kearah Keyla. Keyla yang bingung dengan sifat Delon hanya bisa diam dan melanjutkan kegiatannya. "Aku sudah selesai, kamu tidak perlu menggunakan kemeja ini, aku akan mencucinya". Sambil berdiri dan hendak meninggalkan Delon, Keyla pun membalikan badannya kembali menghadap Delon yang sedang diam menatapnya. "Aku tau kamu pasti lapar, aku akan mengambil makanan untuk mu dan untuk bajumu kamu bisa memakai pakaian kk laki-laki ku, aku rasa badan kalian sama hanya saja kamu lebih berotot dari dia", jelas Keyla sambil menunjukan senyuman manisnya kepada Delon. Melihat senyum itu Delon malah tambah salah tingkah, gugup atau apa yang ada didalam hatinya saat ini tak terbayangkan. Saat Keyla pergi Delon hanya diam dan mencoba untuk menjernihkan pikiran nya. Saat itu Keyla menghampiri Delon yang masih duduk diatas ranjang miliknya, sambil menyodorkan piring yang berisi makanan untuk Delon. "Makanlh,,,,,,," Keyla mengarahkan sendok kemulut Delon, dan Delon pun memakannya tanpa memberikan komentar apa pun. "Apakah benda itu milikmu,,,,,???" Delon menunjuk benda pipih yang sedang berada diatas meja. "Iya,,,," jawab Keyla singkat. Delon memperhatikan benda pipih itu sepertinya sudah benar-benar rusak layar pecah yang sudah menyerupai sarang laba-laba. "Apakah benda itu tidak berfungsi lagi,,,," ucap Delon. "Benda itu masih bagus, masih bisa dipakai yah walaupun bentuknya hancur seperti itu". "Apa aku bisa memakainya,,,,,,," pinta Delon yang dari tadi hanya bisa bertanya terus. "Bisa pakailah,,,,," ucap Keyla yg hendak mengambil benda pipih itu. "Kamu mau menelpon keluarga mu,,,," Keyla memastikan "Iya,,,," Delon sambil mengambil benda yang sudah diberikan Keyla kepadanya. Setelah pembicaraan yang cukup panjang kepada keluarga Keyla tentang kejadian tadi pagi akhirnya keluarga Keyla pun, menerima Delon. Namun yang membuat Keyla merasa risih iyalh kedua kknya yang terus bertanya tentang Delon karena mereka melihat kalau Delon itu adalah pria tampan, Delon yang hanya bisa melihat tingkah kedua kk Keyla itu hanya diam. Tapi wajah Delon tiba-tiba berubah ketika menatap wajah Keyla yang hanya terdiam sambil memanyunkan bibirnya, seketika Delon pun tersenyum. "Dia sangat menggemaskan,,,,," hati Delon. "Kenapa kamu menatapku begitu,,,,," ucap Keyla yang membuat Delon terkejut. "Ah mmm,,,,, gk aku,....aku hanya itu...." Delon mencoba mengatur nafas nya karena  detak jantung nya mulai bergerak sangat cepat saat Keyla mendekatkan wajahnya pada Delon. "Hahaha,,,,,, kamu sangat lucu Del", Keyla yang semalam sudah berkenalan dengan Delon yang membuat Delon harus menahan detak jantungnya setengah mati karena tak kuasa melihat wajah Keyla yang manis. "Oh ya apa kamu sudah sarapan,,,,," lanjut Keyla "Sudah,,,,,," ucap Delon singkat "Mmm,,,,,," Keyla sambil mengangguk. "Key,,,,," Delon  "Iya,,,,," jawab Keyla yang sekarang duduk didasamping Delon dan menatapnya. "Makasih yah,,,,," ucap Delon tulus. "Karena kamu dan keluarga mu telah mengajarkan aku banyak hal, untuk pertama kalinya aku bisa merasakan kasih sayang keluarga,,,,," Keyla yang memperhatikan Delon pun berkata.  "Tidak perlu berterimakasih semua orang pun akan melakukan hal yang sama seperti halnya kami". Senyum Keyla yang membuat Delon terharu. Mereka pun menjalani hari-hari dengan biasa, Keyla yang terus diganggu oleh kedua kknya dan Delon yang hanya diam membeku ketika bersama Keyla.  Tok tok tok,,, Pintu rumah diketok oleh seseorang, "iya bentar" ucap Keyla setengah berlari menuju pintu depan. "Permisi mbak ini ada barang titipan buat mas Delon", ucap orang itu ramah.... "Oh iya bg makasih". Jawab Keyla sembari tersenyum. "Apa ini" setelah Keyla menutup pintu dan menuju kamar Delon. "Berat amet sih,,,,,, Del buka ini ada barang nih katanya buat kamu". Delon membuka pintu kamar nya, "iya maaf merepotkan". "Gpp santai ajh,,,,," jawab Keyla "Kamu mau masuk,,,,,,," tawar Delon "Boleh,,,,, hehe aku juga penasaran sama isi tas besar itu". Jujur Keyla Keyla pun masuk kedalam bersama Delon, yah semenjak kejadian itu Delon dan Keyla menjadi sangat akrab. "Apa itu,,,,," Keyla menunjuk salah satu berkas yang ada ditangan Delon. "Ini data-data dari perusahaan ku seperti nya aku harus menyelesaikan nya malam ini,,,,," Keyla yang dari tadi bingung hanya "oooo..... Del kamu pastinya sibuk banget kalau begitu aku keluar ajh yah,,,," "key" tahan Delon. "Yah,,,," ucap Keyla "Bisakah kamu menemani aku sebentar,,,,," ucap Delon menatap Keyla "Emmmm ok,,,,," jawab Keyla sembari tersenyum. Saat Keyla hendak duduk di kursi dekat Delon tiba-tiba.... "Aaaaa,,,,!!!!" Teriak keyla, membuat Delon terkejut dan menangkap Keyla.... "Ada apa key,,,?" Tanya Delon bingung, karena terkejut Delon tidak sengaja memeluk Keyla yang  hampir jatuh. "Ada apa key....." Keyla yang tadinya bengong akhirnya menepuk pelan tangan Delon, "lepas ucap Keyla lirih...." mereka pun akhirnya berdiri dan mencoba menenangkan diri sejenak namun belum sempat Keyla menghembuskan nafasnya saat dia menoleh kemeja Keyla pun kembali berteriak, namun bukan seperti tadi Keyla malah menabrak Delon yang ada dihadapannya dan yah mereka pun terjatuh diatas ranjang yang posisi Keyla tepat berada diatas Delon. "Aaaaa......" Saat Keyla teriak Delon kembali terkejut mereka pun Tak sadar kalau mereka sedang berada diatas ranjang. Keyla dan Delon saling menatap dan mata mereka pun bertemu, saat itu Delon melihat bola mata Keyla yang berwarna hitam pekat dan bulu mata yang melentikkan membuat Delon enggan untuk melepaskan tatapannya. Begitu juga dengan Keyla yang tiba-tiba menatap Delon entah apa yang dipikirkan Keyla saat itu, namun sesaat Keyla pun tersadar dari lamunannya dan hendak melepaskan diri dari Delon. Namun Delon entah setan apa yang merasukinya tiba-tiba membalikan badan Keyla dan akhirnya Delon lh yang menindih Keyla. Keyla yang terkejut hanya membelalakkan kedua matanya, kembali mata keduanya bertemu. Saat Delon menatap mata Keyla, tatapan Delon pun mulai turun ke bibir Keyla. Dengan cepat Delon pun melengketkan bibirnya ke bibir Keyla, Keyla yang dari tadi masih syok hanya membelalakkan matanya. Dan bukan hanya itu Delon yang tadinya hanya menempelkan bibirnya dibibir Keyla mulai bergerak dan menggigit pelan bibir bawah Keyla yang membuat keyla membuka mulutnya. Delon yang mengetahui kalau Keyla memberikan akses padanya menggulum bibir Keyla, dengan sangat lembut dan lidahnya menelusuri rongga mulut Keyla, Keyla yang sudah mulai terbuai dengan perlakuan Delon  mulai membalas ciuman Delon, Keyla yang tidak pernah berciuman dengan cowok mana pun kini membiarkan laki-laki dihadapannya itu menciumnya dengan penuh kasih sayang, Keyla yang sudah hanyut pun melingkarkan tangannya keleher Delon. Delon yang masih belum puas dengan aksinya kini pindah keleher jenjang Keyla, Delon mengecup menggigit serta menjilat leher itu. Keyla yang sudah tidak tahan dengan perlakuan Delon  mengeluarkan suara yang membuat Delon makin semangat melancarkan aksinya. "Mmhhh,,,, Del ah...." Suara itulah yang hanya bisa dikeluarkan oleh Keyla. Namun sejenak Keyla terkejut saat tangan nakal Delon mulai menyentuh kedua gundukan Keyla, dengan spontan Keyla langsung mendorong Delon dan duduk dari ranjang itu. "Dell,,,,," ucap Keyla menatap Delon  Delon yang terkejut melihat wajah ketakutan Keyla, langsung tersadar. "Astaga apa yang kulakukan" dengan menepuk keningnya lalu kembali menatap Keyla yang menutup dadanya dengan kedua tangannya sambil menunduk. "Key,,,," Delon mencoba mendekati Keyla, "a... Aku minta maaf". Keyla yang mendengar itu pun mendongakkan kepalanya dan berkata "iya,,,,," sebenarnya alasan Keyla teriak karena melihat kecoa yang tiba-tiba muncul dibalik meja. "Hanya itu,,,," gumam Delon dalam hati. Delon mencoba untuk mengalihkan pembicaraan mereka, "key... Mmmm aku ada sesuatu buat kamu". Keyla yang tadinya hanya menunduk kembali menatap Delon.  Delon membuka tas besar mengambil sesuatu didalamnya, Delon pun memberikan nya kepada keyla, Keyla yang bingung akhirnya membuka suara. "Apa ini,,,,," tanya Keyla "Aku hanya ingin membantu mu key,,,," dengan senyum Delon mendekati Keyla. "Aku tau kamu ingin kuliah juga ingin menjadi anak yang mandiri, maka itu aq memberikan ini kepadamu, didalamnya ada banyak uang apapun yang kamu inginkan bisa kamu dapat, bahkan jika kamu ingin kuliah kamu bisa menggunakannya untuk membiayai kuliahmu. Aku tidak akan melarang mu memakainya karena uang didalamnya tidak akan pernah habis, kalau memang habis maka aku akan menambahnya". Keyla bukan gadis bodoh walaupun dia dari kampung keyla bukan gadis kampungan banget. "Aku tidak bisa menerima itu,,,,," ucap Keyla "Kenapa,,,,,," tanya Delon  "Aku tidak mau merepotkan kamu,,,,, aku tidak mau memanfaatkan kamu", lanjut Keyla "Hmmm,,,, kamu sama sekali tidak seperti itu key", ucap Delon sembari tersenyum. "Itulah alasan mengapa aku memberikan nya untuk mu karena kamu itu adalah gadis yang baik, aku mohon kamu jangan menolaknya". Delon menggenggam tangan Keyla sambil memancarkan cahaya matanya agar Keyla mau menerimanya.  "Yasudah kalau begitu,,,,", jawab Keyla menerima pemberian Delon  "Key,,,," ucap Delon  "Iya,,,," Keyla yang tidak sadar bahwa wajah Delon sudah sangat dekat dengan wajahnya kini langsung terkejut dan tiba-tiba dia pun terdiam karena kedua mata mereka saling bertemu lagi. "Muachhh,,,,,", Delon mengecup singkat bibir Keyla, yang membuat wajah Keyla jadi  merona, yah walaupun kulitnya hitam tapi kalau sedang malu wajahnya akan tetap berubah. Setelah saat itu Keyla dan Delon mencoba untuk melupakan kejadian tadi dan sekarang waktunya untuk tidur. Keyla yang kebelet pipis pun gk tahan dan terbangun dari tidurnya dia menuju kearah dapur dan masuk kedalam WC, setelah menyelesaikan ritualnya itu Keyla pun bergegas menuju pintu dapur untuk kembali ke kamar, belum sempat dia membuka pintu dapur, tiba-tiba ada tangan yang menutup mulutnya dan mendorongnya Kedinding. "Mmmm...." Umpat Keyla yang terkejut dan ketakutan, tapi ketakutan Keyla langsung hilang saat melihat pria didepannya tak lain adalah Delon. "Key ini aku,,,," ucap Delon pelan Keyla yang tadi melepas tangan Delon pun berkata, "apa yang kamu lakukan disini, k...". Belum sempat Keyla bicara Delon langsung menutup mulut Keyla dengan bibirnya melumatnya bahkan menggigit kecil bibir Keyla. Keyla yang terkejut hanya bisa terdiam. Delonpun menghentikan aksinya dan kembali menatap Keyla dengan senyumannya. Delon pun mengangkat kedua tangan Keyla diatas kepala gadis itu dan kembali melumat bibir yang dari tadi mengaga itu. Mereka melakukannya cukup lama hingga keduanya berhenti karena kehilangan nafas, Keyla dan Delon saling menatap lagi, Delon kembali mengecup singkat bibir Keyla dan berkata. "Key ini terakhir kita bertemu,,,,,," ucap Delon Keyla yang tadinya hanya bengong tiba" terkejut mendengar kata-kata dari pria itu. "Maksud kamu,,,,," ucap Keyla. "Hari ini aku akan kembali ke Jakarta,,,, disana ada banyak orang yang menungguku , aku harap kamu mengerti key". Keyla yang mulai paham maksud dari Delon hanya mengangguk, "iya aku mengerti" sambil tersenyum. "Key,,,,,, suatu saat aku dan kamu akan bertemu lagi dan saat itu akan menunggunya". Keyla hanya diam tanpa  berkata apapun, tangannya spontan memeluk Delon, Delon pun membalas pelukan Keyla yang hangat. "Jaga diri baik-baik yah jangan seperti yang kemarin lagi", Delon mengangguk dan memeluk Keyla dengan erat. Malam itu adalah malam terakhir bagi Delon dan Keyla mereka berpisah karena awalnya Delon sudah menghubungi orang kepercayaan nya, yang sering dipanggil asisten pribadinya, yang ternyata adalah sahabatnya sendiri crall.  Selama Delon tidak ada crall lah yang mati-matian bekerja untuk memimpin perusahaan raksasa itu dan juga crall menyuruh anak buahnya untuk mencari keberadaan tuannya itu.  "Apa kamu mau membunuhku dengan menghilang seperti itu ha!!!!!" Suara dari seberang telfon membuat Delon harus menjauhkan hp itu dari telinganya. "Hey sudahlah,,, aku akan menjelaskannya nanti setelah aku sampai di Jakarta, segera jemput aku malam ini". "Del...." Suara Keyla memecahkan lamunan Delon "Iya.....". Delon  "Hati-hati yah.....". Senyum Keyla "Mm....." Angguk Delon meninggalkan Keyla malam itu. Keyla yang dari tadi menahan air mata nya pun akhirnya menangis juga saat dia sampai didalam kamarnya yang dulu ditempati oleh Delon. Entah perasaan apa yang ada di hati Keyla namun dia merasakan ada sesuatu yang hilang, tapi dia tidak tahu apa yang hilang itu. Saat Keyla hendak ingin tidur dia tak sengaja melihat barang diatas tempat tidurnya serta surat diatasnya. "Key.... Aku minta maaf jika aku pernah berbuat salah padamu, aku tidak tau apa yang aku rasakan setiap kali aku bertemu denganmu. Tapi jujur aku nyaman dekat kamu, suatu saat aku akan menemukan mu dan memelukmu lagi.". Tangis Keyla pecah saat itu untung Keyla langsung menutup mulutnya dengan tangannya dan melanjutkan untuk membaca, "didalam tas itu ada uang 100juta buat keluarga mu sebagai ucapan terimakasih ku karena sudah memperlakukan aku sebagai keluarga. Dan didalamnya juga ada iPhone itu untuk mu sebagai ganti hpmu", yah Keyla baru ingat bahwa hpnya sudah dibawa oleh Delon, aku harap kamu terima yh. """"""H"ay sahabat innovel jangan lupa dukungannya yah, agar author makin semangat menulisnya sahabat innovel adalah penyemangat ku I Love You"""""

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
31.1K
bc

TERNODA

read
199.2K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.9K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
234.2K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
189.5K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
68.6K
bc

My Secret Little Wife

read
132.3K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook