Malam itu Delon yang sudah berada didalam pesawat pribadinya, Delon terdiam dan hanya memandangi langit malam yang dihiasi oleh cahaya bulan dan bintang. "Rasanya tidak ingin kembali, rasanya ingin tinggal saja disini bersama gadis itu, gadis yang membuat hati ini berdegup kencang, gadis yang untuk pertama kalinya membuat aku jatuh cinta, yah aku baru menyadari bahwa aku mencintainya......."
"Key..... Suatu saat aku akan menemuimu, bahkan saat itu aku akan memelukmu. Mungkin bukan disini, namun jika saat itu tiba aku tidak akan pernah melepaskanmu dan tidak akan pernah meninggalkan dirimu..."ucap Delon dalam hatinya.
Besok paginya Delon sampai di bandara, tepat saat itu sahabatnya menunggunya dengan wajah masamnya.
"Bagaimana liburannya, enak. Sayangnya liburan itu tak berlangsung lama yah tuan,,,,", sindir crall
Delon yang melihat sahabatnya itu sedang menunjukan ekspresi wajah kesal, gimana gk kesal coba selama berminggu-minggu laporan yang harusnya diselesaikan oleh Delon, malah dia yang mengerjakan semuanya. Delon hanya bisa memasang wajah datarnya yah itu memang biasa bagi sahabat dan orang-orang yang mengenal Delon. Delon yang kita kenal sebelumnya bukanlah Delon yang asli, Delon yang asli yah seperti ini, ber aura dingin seperti es kutub, bersikap tegas dengan tatapan membunuhnya serta tidak pernah tertarik dengan wanita manapun. Terkecuali Keyla cinta pertamanya, yang sampai saat ini tidak mau menghilangkannya didalam pikiran dan hati Delon.
"Bagaimana perkembangan perusahaan kita,,," ucap Delon
"Anda menanyakan bagaimana lagi pak, tentu saja perusahaan kita akan tetap lancar selama ada aku yang menjadi korbanmu, apa kamu tau aku setengah mati meladeni pembisnis yang cerewet ingin langsung bertemu dengan Anda, jika saya tidak menjelaskan bahwa anda benar-benar sangat sibuk so pasti pembisnis itu akan terus mewawancarai aku". Ucap carll kesal
"Mmmm..... Bagus" jawab Delon singkat dan meninggalkan sahabatnya itu.
"Apa.....!!! Hanya itu saja dasar sahabat laknat, coba saja ini bukan tempat umum aku pasti akan menendang pantatnya", geram crall.
Melihat tingkah sahabatnya yang mati-matian menahan emosinya, Delon hanya tersenyum sinis tanpa memperdulikan nya.
Diperjalanan menuju apartemen nya, Delon sedang sibuk mengotak-atik benda pipih milik Keyla yang sudah dia bawa. Langkah tangan Delon terhenti saat membuka galeri di hp itu, apa lagi kalau bukan foto-foto Keyla yang sangat menggemaskan dimata Delon.
"Hmmm,,,, sangat lucu", Delon saat melihat wajah manyun Keyla membuat dia cekikikan.
Sahabatnya yang dari tadi memperhatikan nya menjadi penasaran, "apa yang membuat es kutub itu menggila seperti ini", gumamnya di dalam hatinya.
"Woy,,,,,, lu sakit yah" tanya crall ketus membuat Delon menatapnya.
"Berisik,,,,," singkat Delon dan kembali menatap wajah Keyla.
"Sepertinya Lo perlu masuk rumah sakit deh, semenjak Lo balik dari pulau itu keadaan Lo jadi aneh gini".
Delon hanya diam sambil tersenyum karena sedang sibuk melihat 1 persatu foto itu, "dia sungguh menggemaskan,,", tiba-tiba kata itu langsung muncul dibibir Delon dan prakkk.... Tamparan keras mengenai kepala Delon, Delon pun terkejut sambil memegang kepalanya.
"Apa-apaan sih...." Ucap Delon tegas
"Lu yang apa-apaan, dari tadi gue ngomong lu malah sibuk main hp butut itu. Sepertinya Lo butuh pukulan sekali lagi deh...."ucap crall
Delon hanya menatap datar sahabatnya itu, yah Delon memang sadar dia terlalu sibuk memikirkan Keyla, hehehe. Tibalah saatnya Delon dan sahabatnya itu diapartemen nan mewah, semua pelayan telah berbaris didepan pintu dan menunduk sembari menyambut tuan mereka yang beberapa waktu itu menghilang.
Malam itu Delon tidak bisa tidur, dia terus memikirkan Keyla. Dia masih ingat saat dia mencium bibir Keyla yang membuatnya jadi candu dan menginginkannya lagi, Delon yang tidak pernah tertarik untuk mendekati wanita akhirnya merelakan ciuman pertama dan keduanya untuk wanita yang pertama kalinya bisa mengisi kekosongan didalam hatinya.
"Aaaa...... Key aku merindukan mu apa kamu juga merindukan aku????" Ucap Delon sembari menutup wajahnya dengan tangannya, tak lama iya berbaring Delon pun mengangkat wajahnya dan melihat diatas nakas hp pipih yang dia ambil dari Keyla. Dia pun meraih benda pipih itu dan kembali menatap wajah Keyla yang sengaja dia berikan di wallpaper hpnya, Delon pun tersenyum. Dia pun akhirnya tertidur setelah melihat wajah Keyla.
Tahun pun berlalu, seorang gadis manis sedang berdiri di balkon depan kamarnya sambil sesekali menghirup udara segar, siapa lagi kalau bukan Keyla syahputri. Yah selama beberapa bulan lalu Keyla telah pindah ke Jakarta untuk mencari pekerjaan, Keyla yang akhirnya meluluskan studinya kini berada ditempat sahabatnya yang bernama luna,. Luna adalah sahabat Keyla sejak SMA dan keluarga Keyla mengenal Luna dengan sangat baik, itulah alasan mengapa orangtuanya menyetujui keputusan Keyla untuk pergi ke Jakarta, Keyla tinggal bersama Luna di vila milik keluarga Luna.
"Key,,,,, ayo sarapan ntar kalo gk sarapan aku malah kena masalah hehehe", Luna
"Ah.... Kamu bisa ajh na", jawab keyla
Yah sekarang Keyla sudah menjadi gadis yang sangat cantik, Keyla yang dulu memiliki kulit hitam sekarang berubah menjadi sangat cantik dengan kulitnya yang putih mulus.
"Key bagaimana lamaran kerjamu dah dapat belum,,,", tanya Luna
"Belum,,,," ucap Keyla
"Yaudah gih, lebih baik kamu melamar ajh ditempat aku bekerja", tawar Luna
"Emang ada lowongan na,,,,,,," Keyla
"Ada key,,,,, apa lagi pemimpinnya ganteng banget lagi hihihi buat gadis yang menatapnya jadi meleleh key", ucap Luna.
"Aihhhh,,,,, na kamu mah cowok mulu", Keyla
"Aku serius loh key,,,, hanya saja bos aku tuh orangnya galak dengan tatapan nya yang mematikan serta sifatnya yang dingin membuat orang-orang disekitarnya rasanya ingin membeku. Huhhhh bayangin deh seberapa dinginnya dia".
"Hmmm,,,,, apa iya aku bakalan diterima Na, aku gk peduli mau bosnya galak atau gk yang penting aku bisa dapat kerja dan gk reportin kamu lagi".
"Ih,,, apaan sih kamu gk pernah reportin aku key, aku malah senang kamu reportin aku hehehe" ucap Luna
"Kamu bisa ajh Na,,,,," kedua gadis itupun menyelesaikan sarapannya.
"Key aku duluan yah takut telat ntar kamu datang ajh dan sekalian lengkapi berkasnya ok", Luna mengedipkan matanya
"Ok makasih yah,,,,", ucap Keyla
Saat Keyla hendak untuk mandi tiba-tiba suara hpnya pun berbunyi, Keyla langsung bergegas mengambil benda pipih itu.
"Ih apa ini, nomor misterius ini lagi terus mengganggu". Yah nomor yang selalu menelfonnya tiap pagi siang dan malam namun anehnya orang itu tidak mengatakan apapun dan hanya menutup sambungan telfonnya saat Keyla berkata halo.
"Halo,,,," ucap Keyla
Tut Tut Tut
Sambungan langsung terputus saat penelfon misterius itu mematikan secara sepihak. Keyla yang memang sudah mulai biasa dengan perlakuan orang misterius itu hanya bisa diam dan meletakkan benda pilihnya diatas balas. Keyla pun melanjutkan kegiatan mandinya.
Setelah selesai Keyla pun mengeluarkan pakaiannya dengan pakaian yang rapi, kemeja lengan panjang nya dan rok dibawah lututnya. Setelah melengkapi semua berkasnya untuk pelamaran kerja, Keyla pun bergegas untuk berangkat.
Diperjalanan Keyla merasa dirinya sudah tidak jauh dari tempat kerja yang dia tuju, Keyla pun menghentikan taxi dan turun disampingnya jalan. Keyla yang dari tadi menahan hausnya mencoba berhenti didepan penjualan minuman dan memesan 1 gelas chocho drink yah itulah Keyla, dia sangat menyukai minuman yang terbuat dari coklat.
Saat hendak bergegas menuju kantor yang dituju sahabatnya itu, Keyla tak sengaja menabrak seseorang.
Bruukkkk......
"Ah kakiku, oh tidak coklat ku". Dengan wajah yang sangat kecewa Keyla memperhatikan lututnya yang sedikit berdarah karena terjatuh, saat Keyla sedang sibuk mengumpulkan berkasnya tiba-tiba tangan kekar seorang pria terulur didepan Keyla.
"Maaf nona apakah anda tidak apa-apa". suara itu membuat Keyla mendongakkan kepalanya menghadap pria itu. Dan saat itu Keyla mencoba untuk bangun tanpa memperdulikan tangan pria itu dan mengatakan.
"Aku tidak apa-apa, maaf karena aku sudah menabrak mu,,,,, maaf saya sedang buru-buru jadi saya permisi".
Keyla pun pergi meninggalkan laki-laki itu tanpa memperdulikan nya, setelah Keyla pergi jauh pria itu sepertinya menyukai Keyla karena sifat Keyla yang tidak mempermasalahkan hal itu
"hmmmm,,,,,,, gadis yang menarik". Ucap Wiliam yah Wiliam yang menjadi musuh dari Delon, "kenapa dia tidak minta ganti rugi saat aku menumpahkan minumannya atau karena kakinya terluka, biasanya banyak wanita yang akan membuat tingkah manja agar aku bisa menyentuh mereka. Tapi gadis ini, ah.... Aku harus mengejarnya".
Saat Wiliam hendak mengejarnya tiba-tiba ada yang memanggilnya dari belakang. "Bos,,,,,, maaf mengganggu tapi ada hal yang harus bos lakukan". Suara boriton itu menghadap serta menunduk kearah Wiliam.
"Ahhh,,,,, sial apa lagi ini, tunggu baby aku akan menemukanmu lagi". Ucap Wiliam sambil tersenyum misterius.
Seperti yang kita tau sebelumnya bahwa Wiliam adalah bos mafia juga gangtser yang mencoba menguasai kedudukan Delon seorang CEO dari perusahaan ternama.
"Ya ampun lututku perih banget,,,,," keluh Keyla sambil duduk di kursi yang sudah disediakan disampingnya jalan. "Ah.... Dia manusia apa tembok sih keras banget, kok bisa hanya menabraknya saja bisa membuat kakiku jadi terluka".
Saat Keyla sibuk dengan lamunannya, disisi lain ada seseorang yang memperhatikan nya dari jarak jauh, "pak berhenti pak,,,,,", ucap laki-laki itu. Mobil pun berhenti tak jauh dari tempat Keyla berada, "oh Tuhan apakah itu Keyla", matanya pun berbinar-binar. Siapa lagi kalau bukan CEO tampan yang bernama Delon, "aku tidak mungkin salah itu Keyla", saat dia hendak membuka pintu mobilnya Keyla yang dari tadi duduk bergegas untuk pergi dan bersikap sedikit berlari karena dia tidak mau tertinggal untuk pelamaran kerjanya. Saat Delon keluar dia pun sudah tidak lagi melihat Keyla. "Dimana dia,,,," dia memperhatikan keseluruh tempat untuk mencarinya namun dia tidak melihatnya. "Ahhh...... Apa aku hanya berkhayal karena terus memikirkannya, key... Kamu sekarang ada dimana", Delon pun masuk kembali kedalam mobil dan mereka melaju kekantor nya.
Diperjalanan dia terus memikirkan wanita yang dia lihat tadi, "apa aku salah lihat tidak mungkinkan itu Keyla, tapi dia sangat mirip dengannya hanya saja yang kulihat tadi kulitnya sangat putih, Keyla yang kukenal kulitnya hitam, ahhhh.... Iya itu bukan Keyla sekarang lupakan saja".
Disisi lain Keyla yang berjalan pelan akhirnya menunjukkan senyum yang sangat manisnya karena sudah berhasil sampai ketempat tujuannya. "Wow,,,,,, perusahaannya besar banget", salut Keyla. "Pasti yang memiliki nya adalah seorang miliarder". Keyla tidak tau bahwa seorang miliarder yang dia tebak itu adalah orang yang sedang merindukannya, siapa lagi kalau bukan Delon seorang CEO yang sangat kaya.
Keyla yang sudah tidak sabar langsung masuk kedalam kantor, Keyla melihat banyak sekali laki-laki dan wanita yang juga melamar pekerjaan. "Oh untunglah aku belum terlambat", disana ada beberapa wanita yang sepertinya tidak menyukai Keyla, karena hanya Keyla yang terlihat menawan dari mereka. Keyla yang mengetahui itu dari tadi hanya diam dan lebih memerhatikan dirinya apa ada yang salah atau gknya dipakaian yang dia pakai.
Keyla yang hanya memakai bedak tipis dan lipstik yang tidak tebal membuat dia menarik perhatian banyak lelaki yang ada didalam gedung itu termasuk asisten pribadi Delon siapa lagi kalau bukan crall. "Hay nona,,,," sapa crall kepada Keyla.
"Ah,,,,, iya tuan" sapa Keyla dengan sopan.
"Apa anda salah satu dari beberapa orang yang ingin melamar pekerjaan disini??" Tanya crall dengan sopan nya.
"I,,,, iya pak", ucap Keyla gugup sambil menunjukan senyum manisnya yang membuat crall sangat ingin mencium bibir itu, namun seketika crall menepisnya dari otaknya. "Apa yang aku pikirkan,,, astaga" batin crall. "Yasudah saya permisi dulu nona semoga berhasil" sambil menyugingkan senyum, dan Keyla pun begitu yang membuat crall cepat-cepat pergi dari sana karena tidak ingin berpikiran jauh kepada wanita tadi.
Didalam ruangannya Delon yang dari tadi sudah sampai hanya bengong melihat laporan diatas mejanya, bukan karena laporan melainkan gadis yang dia temui tadi dijalan. Saat Delon sedang melamun pintu ruangan pun terbuka tanpa diketok, yah kebiasaan crall yang tidak mau mengetok pintu pas masuk membuat Delon pun terkejut.
"Woy bangke,,,,,,, lu tau sopan santun gk datang-datang gk ngetok dulu", kesal Delon.
"Hahaha,,,, ternyata sifat kolot Lo balik juga biasanya lu hanya bersikap datar saja", ledek crall
"Mm..." Singkat Delon
"Del,,,," ucap crall
"Apa,,," Delon
"Lu tau gk tadi sebelum gue masuk didalam kantor nih gue bertemu bidadari Del, senyum manisnya, warna matanya yang hitam pekat ah, aku sungguh menginginkannya dell". Ucap crall
"Gk usah ngayal....." Ketus delon
"Lebih baik gue ngayal dapetin tuh cewek dari pada elo, tertawa sendiri sambil lihatin hp butut yang entah Lo curi dari siapa......"ucap crall panjang lebar
Mendengar hal itu Delon yang merasa dirinya terganggu hanya bisa diam dan menyelesaikan laporan yang sudah menumpuk di atas mejanya.
"Hari ini kamu saja yang menyeleksi orang-orang yang mau melamar pekerjaan itu, aku rasa kamu tidak akan menolaknya bukan" ucap Delon yang tau sifat temannya itu
Mendengar hal itu crall yang tadinya kesal kepada sahabatnya itu menunjukkan senyum sumringah nya, "owhhhh..... Kamu memang sahabat yang sangat pengertian". tanpa pikir panjang crall langsung pergi meninggalkan Delon sambil tersenyum bahagia, gimana gk bahagia coba dia disuruh untuk menyeleksi orang-orang yang melamar pekerjaan disini dan yang pastinya gadis yang membuat dia jatuh cinta pada pandangan pertama itu juga akan berhadapan dengannya.
"Wow..... Sepertinya mendapatkan cinta itu memang tidak sesulit yang aku bayangkan hehehe", hati crall. Setelah crall melaksanakan kegiatannya untuk mewawancarai satu persatu calon pekerja itu crall pun akhirnya memanggil nama Keyla syahputri yang ternyata gadis itu adalah gadis yang dia temui tadi dan sudah mengambil hatinya.
Tok tok tok
"Masuk,,,," ucap crall gk sabaran
Akhirnya dari balik pintu terlihat sosok gadis cantik yang tersenyum sangat manis membuat jantung crall menjadi berdetak sangat cepat.
"Permisi pak,,,,,," Keyla pun tersenyum dan sedikit terkejut karena untuk kedua kalinya dia bertemu lagi dengan orang yang sama, orang yang tadi menyapanya.
"Duduklah,,,," ucap crall
Keyla pun duduk didepan meja crall, "oh,, ternyata dia adalah asisten pribadi CEO itu". Gumam Keyla dalam hati.
"Keyla syahputri,,,, apa itu namamu", ucap crall.
"Eh i_iya pak,,,," jawab Keyla gagap
"Tidak usah panggil bapak, memangnya aku setua itu hahaha". Ucap crall, panggil saja aku crall
"Maaf pak tapi ini kantor saya tidak enak", ucap Keyla
"Kan kita hanya berdua disini, kalau hanya berdua yah gpp kamu bisa memanggil namaku", crall
"Bi_bisa pak eh maksudnya crall,,," Keyla sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal
Crall yang melihat sifat Keyla menjadi sangat gemes. "Astaga bagaimana gadis ini bisa semenggemaskan ini,,,, " ucapnya dalam hati. "Baiklah karena kamu mencoba melamar pekerjaan disini saya mau bertanya, apa kamu sudah memiliki pacar??" " What,,,, apa yang aku katakan astaga aku malah mengucapkan itu, aduh gimana ini" ucap crall, "eh maaf maksudmu apa kamu sudah memiliki pengalaman kerja". Crall membenarkan kata-kata nya
Keyla yang terkejut mendengar kata-kata crall tadi mencoba untuk berpura-pura tidak mendengarnya. "Mmm,,,, kalau soal pengalaman kerja ini untuk pertama kalinya pak saya melamar kerja". Jawab Keyla jujur
"Oh,,,, begitu yah kalau begitu sekarang kamu bisa kerja sekalian belajar". Ucap crall singkat
"Yang bener pak,,," ucap Keyla memastikan apakah yang dikatakan crall itu benar atau tidak, seketika itu Keyla langsung sadar dan duduk kembali karena sangking terkejutnya dan bahagianya membuat dia tidak sadar. "Maaf pak,,," Keyla menunduk
"Tidak apa,,,, sekarang kamu bisa kerja tunggu ditempat yang tadi dan nanti aku akan memanggil kamu". Jelas crall menahan tawanya
"I_iya pak eh maksudnya crall"
Keyla pun pergi dan kembali ketempat duduknya tadi dengan sangat semangatnya dia tidak sadar bahwa banyak laki-laki yang bekerja disana terpesona oleh senyumnya.
"Tuhan makasih hari ini aku sudah mendapatkan pekerjaan ku dan langsung diterima ini adalah berkat yang sungguh sangat besar dari engkau makasih Tuhan". Keyla pun sampai ditempatnya dan duduk di kursinya tadi mencoba untuk menunggu arahan dari pemimpin.
Crall yang tadinya menahan nafasnya karena terus bertatapan dengan Keyla akhirnya bisa mengatur detak jantungnya, "kalau aku lama-lama seperti ini bisa-bisa aku akan mati, ahh,,,,, Keyla kamu sangat manis sekali. Aku harus mendapatkan mu sebelum orang lain yang mendapatkannya".
Delon yang dari tadi sibuk mengurus laporan yang menumpuk di atas mejanya itu akhirnya menyelesaikannya dengan cepat, "hai beruang kutub,,,, tiba-tiba crall masuk lagi tanpa mengetok pintu. Bagaimana apa kah pekerjaanmu sudah selesai" ucapnya
"Menurutmu,,,," tanya Delon yang kini berpindah disofa ruangannya. "Yayaya aku percaya sahabatku ini tidak akan pernah bermain-main dalam bekerja aku akui kamu memang nomor 1 hehe....."
"Bagaimana apakah anak-anak itu sudah kamu urus", anak-anak yah yang dimaksud eh Delon adalah orang yang melamar di kantornya.
"Kalau itu jangan ditanya mereka sudah aku urus dan pastinya hanya 2 orang yang lulus, hehehe...."
"Jangan bilang kamu menerima wanita bodoh pujaannya itu,,,,,," ucap Delon ketus
"What wanita bodoh?? Kamu jangan asal bicara seperti itu aku menerima dia juga bukan karena aku menyukainya tapi karena sifatnya yang sopan juga skill yang dia miliki". Bela crall
"Terserah kamu saja yang jelas aku tidak akan yakin jika gadis itu akan bertahan dalam beberapa hari di kantor ini,,,, "ucap Delon sambil memandangi 1 persatu berkas yang diserahkan oleh crall.
"Jangan sampai kau membuat gadisku terluka kalau tidak kau akan tau akibatnya", ancam crall
"Hmmm,,,, seperti nya kamu memang sudah gila"
"Hahaha aku tidak peduli yang jelas aku mencintai gadis itu ohhh Keyla ku sayang", ucap crall spontan membuat Delon terkejut.
"Apa,,,!!!!" Teriak Delon dengan suara keras membuat crall menutup kedua telinganya.
"Apaan sih kau membuat gendang telingaku pecah,,,",ucap crall kesal
"Tidak tidak maksudku nama yang kamu sebut tadi siapa...???"tanya Delon memastikan
"He.... Jangan bilang kau mengenalnya", tebak crall
"Namanya siapa...!!"Delon meninggikan suaranya, membuat crall terdiam dan setelah itu menatap wajah sahabatnya yang sedang menatapnya tajam.
"Keyla,,, Keyla syahputri",,ucap crall
Deg deg deg
Jantung Delon rasanya mau melompat, "benarkah dia gadis yang aku cari. Ah tidak aku harus memastikannya sendiri" .Delon pun segera pergi meninggalkan sahabatnya menuju tempat dimana Keyla duduk, dengan tergesa-gesa.
"Hey kamu mau kemana jangan bilang kamu akan menemuinya,,,", teriak crall. Apa yang dipikirkan oleh bosnya itu saat ini.
Delon yang tadinya setengah berlari melewati karyawan celingak celinguk mencari keberadaan gadis itu. Tak lama iya mencari, dari jarak yang tidak terlalu jauh dia menatap penuh terhadap gadis yang sekarang duduk di kursi yang tak jauh dari pandangannya.
" Apa di_dia keyla", dia baru ingat bahwa gadis itu adalah gadis yang dia lihat disampingnya jalan itu. Saat itu Keyla tidak merasakan bahwa ada orang yang sedang memperhatikan nya, saat itu Delon sedikit tidak percaya namun saat itu dia terkejut saat melihat Keyla mengambil ponsel yang pernah Delon berikan kepadanya.
Delon pun terkejut dan sangat senang air mata hampir keluar karena sangking senangnya, dia ingin menghampiri Keyla namun langkahnya tertahan. Dia berpikir sejenak "ini adalah kantor banyak karyawan disini jika aku menghampirinya apa yang akan karyawan katakan padaku".
Saat Delon sibuk dengan pikirannya Delon pun tidak sadar bahwa crall menepuk bahunya, "hey bos apa yang kau lakukan disini apa kamu tidak melihat banyak karyawan memperhatikan mu".
Saat itu Delon pun sadar dan mengatakan, "suruh anak baru itu keruangan saya sekarang" maksudnya Keyla, ucap Delon sambil berlalu dan pergi ke ruangannya.
"Apa maksudnya ini dia menyuruh aku, untuk memanggil Keyla keruangannya,. Sebenarnya apa yang terjadi, apa dia menyukai Keyla atau apa". Crall langsung sadar dan segera menuruti perintah bosnya.
Keyla yang duduk manis diruang tunggu pun melihat kearah yang berlawanan crall sedang menghampirinya.
"Nona Keyla,,,, "ucap crall lembut
"I_iya pak,,,," jawab Keyla terbata
"Anda dipanggil diruangan directur sekarang juga". Jelas crall.
"What ruangan directur yang dikenal dingin dan tak berperasaan serta tatapannya yang membunuh menyuruhku untuk datang keruangannya.....". Ucap Keyla dalam hati Keyla tau tidak ada yang pernah berani masuk didalam ruangan itu selain asisten pribadinya , Luna yang selalu menceritakan kepada Keyla.
Keyla hanya menunduk mengikuti crall,,, karena Keyla sadar ada banyak tatapan sinis dari karyawan wanita disana, karena mereka sangat mengagumi CEO mereka itu tapi mereka tidak punya kesempatan untuk menatap wajahnya, tapi semenjak mereka tau kalau Keyla dipanggil directur keruangannya mereka sangat membencinya.
Crall yang dari tadi memperhatikan Keyla yang menunduk dan memilin jarinya berkata, "kamu tidak perlu takut", saat itu Keyla menatap crall. Crall tersenyum melihat Keyla, "dia orang baik kok key kamu jangan terlalu khawatir" ucap crall sambil mengacak rambut Keyla yang membuat Keyla sedikit terkejut.
"Ah apa yang kulakukan tangan ini benar-benar nakal" ucap crall dalam hatinya.
"Terimakasih pak,,," senyum Keyla yang membuat crall jadi salah tingkah
Ting
Pintu lift pun terbuka dan crall maju lebih dulu sedangkan Keyla mengekor. Mereka pun sampai didepan pintu itu dan crall membukanya dan mengajak Keyla kedalam, Keyla sedikit terkesima melihat ruangan directur nya yang sangat mewah namun seketika Keyla menyadarkan lamunannya dan melihat kearah kursi yang sudah diputar membelakangi mereka berdua.
"Maaf pak orang yang anda cari sudah datang", Keyla tidak bisa melihat wajah orang itu karena dia menghadap arah yang berbeda, Keyla hanya melihat tangannya yang melambai menyuruh crall pergi, crall yang mengerti kode itu pun segera pergi dan menutup pintu itu. Setelah beberapa menit keheningan menyelimuti tempat itu Keyla sedikit tidak nyaman dengan hal itu. Saat Keyla bengong ...
Tring tring tring
Tiba-tiba hp Keyla berbunyi mengejutkan Keyla, "aduh siapa".umpat Keyla. Hp Keyla terus berbunyi namun Keyla tidak berani mengangkat nya.
"Angkat,,,,", suara tegas dari balik kursi itu mengejutkan Keyla.
Keyla hanya diam dan mencoba mengikuti nya, "ah nomor misterius ini lagi", Keyla pun menggeser tombol warna hijau dan mengangkat nya.
"Halo.... Maaf ini siapa", lanjut Keyla sambil menatap kearah bosnya yang masih membelakanginya.
Saat itu kursi bos langsung berputar, Keyla terkejut saat melihat orang yang ada didepannya itu adalah orang yang dia kenal namun yang membuat Keyla makin terkejut adalah saat orang itu tiba-tiba menghampirinya sambil meletakan hp di telinganya dan berkata.
"Kamu Keyla,. Keyla syahputri kan" Delon yang tadinya menahan air mata nya akhirnya jatuh juga. Keyla baru sadar bahwa nomor misterius itu adalah nomor milik ceo-nya yang tidak lain adalah Delon.
Saat itu Keyla terdiam sangking terkejutnya, Keyla tidak sengaja menjatuhkan benda pipih di tangannya. "Del_ Delon" Keyla menyebut nama itu lalu meneteskan air mata. Spontan Delon berlari menghampiri Keyla lalu memeluknya sangat erat
"key ini kamu aku menemukanmu kamu masih ingat aku kamu tidak melupakan aku, aku sangat senang melihatmu saat ini key..."
"Mmmm..... Del" , panggil Keyla
"Iya,,,," jawab Delon yang masih memeluk Keyla dan enggan untuk melepaskannya.
"Lepas,,,," lembut Keyla
"Tidak,,,, tidak mau...." Ucap Delon enggan melepaskan pelukannya
"Aku tidak bisa bernafas Del aku sesak,,,", Keyla
Delon pun melepaskan nya dan terus menatap keyla
"Nah itu lebih baik,,, jadi nomor misterius itu adalah kamu Del"
Delon hanya mengangguk sembari tersenyum....
"Ihhh kamu tega sekali,,,,", Keyla memukul d**a Delon sambil memanyunkan bibirnya membuat Delon sangat gemas dan langsung mencium bibir Keyla sekilas.
Keyla sontak terkejut melihat sifat Delon padanya dan langsung menutup mulutnya.
"Del apa yang kamu lakukan apa kamu gila ini kantor bagaimana kalau ada karyawan melihat kita seperti ini"
"Biarin ajh lagian kan kamu itu milikku..". Jawab Delon dengan percaya diri
"Apa milikmu sejak kapan aku jadi milikmu" ucap Keyla enteng sambil melipat kedua tangan di dadanya.
"Sejak aku menciummu untuk pertama kalinya", Delon menjawab tanpa dosa. "Jadi mulai sekarang kamu tidak boleh dekat dengan pria manapun aku tidak mau"
"Kalau aku tidak mau mendengarkannya bagaimana", ucap Keyla
"Kalau kamu tidak mendengarnya maka aku akan menciummu didepan umum dan mengatakan bahwa kamu adalah calon istriku", jawab Delon. Yang membuat Keyla kesal dan memukul-mukul d**a Delon
"Ihh... Apaan sih", ucap Keyla kesal
"Hahaha,,,," Delon hanya tertawa geli melihat sifat Keyla yang begitu menggemaskan.
Saat itu Delon tidak sengaja melihat lutut Keyla yang sudah terluka.
"Key kakimu kenapa.... "Tanya Delon sambil berjongkok yang membuat Keyla terkejut
"Eh Del apa yang kamu lakukan,,,, "ucap keyla sambil mencoba untuk mundur beberapa langkah.
Namun Delon menahan Keyla dan menggendongnya seperti bayi, Keyla yang kembali terkejut terus meronta-ronta dan mengatakan
"Del apa yang kamu lakukan turunkan aku".
Delon hanya diam dan membawa Keyla kesebuah ruangan khusus untuk beristirahat.
Delon menduduk kan Keyla diatas tempat tidur dan pergi untuk mengambil kotak P3K, setelah mengambilnya Delon berjongkok dan mulai mengobati luka Keyla.
"Del aku benar-benar gk papa, itu hanya luka kecil udahlah gk usah diobati".
"Bagaimana kamu bisa terluka seperti ini", tanya Delon
"Bagaimana emmmm.... Tadi aku tidak sengaja menabrak seseorang"
"Lalu kenapa orang itu tidak mau bertanggung jawab", Delon
"Yah itu karena aku terlalu terburu-buru, mengingat aku mau melamar di perusahaan mu aku tidak mau terlambat. tadinya dia mau bertanggung jawab dan mencoba untuk mengulurkan tangannya namun aku langsung berdiri dan minta maaf pada dia karena tidak sengaja menabraknya.
Setelah itu aku langsung pergi dan buru-buru untuk mendaftarkan diri di perusahaan MU dan akhirnya aku juga bertemu dengan kamu tak kusangka ternyata CEO yang ada di tempat ini adalah orang yang kukenal dan sekarang orang yang kukenal itu ada langsung di depanku ini sungguh kebetulan dan membuatku sangat terkejut.
"Kamu jangan seperti ini lagi, kamu membuat aku khawatir saja dan aku tidak mau melihat kamu terluka paham....". ucap Delon khawatir.
"Iya Pak saya minta maaf...". gurau Keyla
"Satu hal lagi yang perlu kamu tau,,,,"ucap delon sambil berdiri menghadap Keyla
"Apa.... "Keyla
"Kamu jangan terlalu dekat dengan asisten ku,,," Delon terus terang
"Kenapa tidak boleh,,,,, aku rasa pak crall orangnya baik dan ramah"
"Pokoknya gk boleh,,,,", tegas Delon
"Kenapa,,,,,???"
"Karena dia menyukaimu,,,!!" Delon dengan sedikit meninggikan suaranya langsung menindih Keyla...
"Ah.... Del apa yang kamu lakukan, lepaskan aku...". Ucap Keyla namun Delon tidak mendengarkannya, "Del mmmmh" belum sempat Keyla bicara, Delon langsung mencium bibir Keyla, melumatnya serta menggigit kecil bibir itu. "Mmmmh...." Keyla memukul d**a Delon yang membuat Delon menangkap tangan itu dan membawanya keatas kepala Keyla. Keyla yang sudah tidak bisa berbuat apa-apa hanya pasrah dan membiarkan Delon mencumbuinya, Delon sudah mengunci kedua tangan Keyla membuat Keyla tidak bisa berbuat apa-apa.
Selang beberapa menit Delon pun mengakhiri ciuman itu dengan kecupan singkat dibibir Keyla. "Key.... Aku itu sayang sama kamu. Aku menginginkan kamu dan aku tidak mau jika kamu diambil oleh orang lain, kamu pahamkan.... Jadi tolong jangan terlalu dekat dengan crall, yah..." Mohon Delon
Keyla yang benar-benar heran dengan sifat Delon menjadi bertanya-tanya. "Apa kamu cemburu Del", itu membuat Delon jadi terdiam dan menatap Keyla penuh arti.
"Menurutmu,,,, "Delon kembali bertanya kepada Keyla...
Keyla hanya terdiam dan menatap Delon, "apa dia benar-benar mencintai ku tapi".
"Key..."
"Iya..."
"Aku mencintaimu,,,," ucap Delon kembali
"Benarkah,,,,, "Keyla memastikan
"Iya,,,, maukah kau menikah denganku...".
Jreng jreng jreng
Keyla yang mendengar ucapan Delon pun sedikit terkejut namun dengan cepat menenangkan hatinya
"mmm.... Apa kamu serius???"
"Iya key maukah kamu???" Dengan mata berbinar Delon berharap banyak kepada Keyla
Tak lama kemudian Keyla pun tersenyum dan mencoba untuk membelai wajah Delon
" iya aku mau"
"Benarkah,,,," semangat Delon
"Tapi dengan satu syarat pernikahan kita ini tidak boleh diketahui oleh siapapun dan....." Keyla berhenti sejenak. "Anggap aku sebagai karyawan biasa pada umumnya, karena aku tidak mau dianak emaskan dari yang lain bagaimana"
"Mmm... Jika itu maumu maka aku akan menurutinya sayang", jawab Delon bahagia dan disambut senyum Keyla.
"Lalu bagaimana dengan keluarga ku,,," tanya Keyla"
"Kalau masalah itu bisa aku urus sayang yang terpenting sekarang adalah kita harus menyelesaikan pernikahan kita dulu..."
"Caranya gimana sedang kan keluarga ku jauh..." Tanya Keyla penasaran
"Kamu tenang saja sayang kan sudah kubilang semuanya akan aku urus dan besok kita akan menikah...."
"Apa....!!!" Sontak Keyla sambil mendorong tubuh Delon yang sedang menindih nya, "bagaimana bisa besok Kitakan belum membuat persiapan, bagaimana cara kita menikah,,,,,"
Delon yang terkejut melihat sifat Keyla pun kembali memeluk Keyla dan menjelaskan nya, "key kamu lupa aku ini seorang CEO melakukan pernikahan dalam 1 hari untuk ku itu mudah yang penting aku menikah nya sama kamu bukan sama orang lain...."
Keyla yang mendengar itupun, "iya juga sih dia kan manusia yang tajir melintir apapun bisa dilakukannya, yasudah lah jika itu yang dia inginkan lagian aku juga menginginkannya, dia cinta pertama ku..."
Setelah Keyla dan Delon bicara mengenai pernikahan mereka yang diadakan besok Keyla pun pergi ketempat nya diruang divisi keuangan, namun saat Keyla menuju ruangannya semua mata menatapnya dengan sangat tajam, bagaimana tidak wanita di sana memang menginginkan Delon hanya saja Delon tidak pernah mengijinkan siapapun masuk kedalam ruangannya terkecuali asistennya sendiri, dan orang keduanya adalah Keyla.
Keyla hanya menarik nafas dan membuangnya kembali ketika dia sampai di depan pintu divisi keuangan. "Semangat Keyla kamu pasti bisa", Keyla menyemangati dirinya. Saat itu Keyla bertemu dengan kepala divisi keuangan yang umurnya tak jauh diatas Keyla namanya Robert. "Hy kamu yang bernama Keyla tanyanya memastikan"
" I_iya pak" ucap Keyla gagap
"namaku Robert hari ini kamu akan menjadi anggotanya dan saya harap kamu bisa menjalin hubungan yang baik dengan rekan kerjamu. Luna" panggil pak Robert
"Iya pak" jawab Luna
"tolong bawa Keyla ketempat nya" perintah Robert
" baik pak" jawab Luna
"Baiklah Keyla saya tinggal kalau kamu kesulitan bertanyalah pada Luna".
"Baik pak,,,,"jawab Keyla setelah Robert masuk kedalam ruangannya tiba-tiba Luna menarik Keyla.
"Key.... Bagaimana keadaanmu apa kamu baik-baik saja kamu tidak terluka bukan...."tanya Luna khawatir
"Apaan sih Na,,,, kamu berlebihan deh memangnya aku kenapa"
"Kamu gk sadar dari tadi semua karyawan wanita menceritakan kamu, semenjak kamu pergi ke ruangannya direktur".
"Hmmm gitu yah,,,", jawab Keyla santai
"Kok kamu biasa ajh sih...."tanya Luna
"Memang nya aku mesti apa lagi Na apa aku mesti heboh seperti mereka juga" jawab Keyla
"Ya gk gitu juga sih kan aku hanya hawatir key sama kamu....." Jujur Luna
"Hm Na aku tidak selemah yang kamu pikirkan, kamu percaya deh sama aku" Keyla meyakinkan Luna
"Baguslah kalau begitu,,, tapi kalau ada apa-apa bilang yah" ucap Luna
"Iya ibu Luna ,,,," rayu Keyla
"Ihhh.... Kamu bisa ajh" ucap Luna
"Yasudah aku mau mengerjakan laporan dulu, tadi pak Robert dah nitip ma aku"
"Ok bos,,,," Luna sambil mengangkat jempolnya
Keyla pun menjalani hari pertama kerjanya di kantor, dan tentunya dia sangat senang karena kantor tempat nya bekerja adalah kantor milik calon suaminya Delon.
"Tapi ahh.... Apa yang aku lakukan, aku dengan mudahnya menerima pernikahannya,,,,aduh key kamu ini memang bodoh, bodoh masa iya aku langsung menikah dengannya besok..". batinnya. Keyla sambil menepuk-nepuk dahinya.