Bisa dibilang, ini adalah surat cinta sekaligus ucapan perpisahanku pada kisah cinta dalam diam yang terjadi sejak tiga tahun lalu. Ya, setidaknya aku ingin mencurahkan semua perasaan yang sempat mengendap. Dengan harapan mampu meringankan sedikit rasa kecewa dan sakit yang tengah menyiksa. - HAPPY READING - Faris sedang duduk di kursi makan ketika aku melangkah masuk ke dalam apartemen. Meski hanya diterangi cahaya bulan yang menembus dari jendela, aku bisa melihat pergerakan kepalanya yang langsung menoleh ke arahku. Faris bangkit, lalu menyalakan lampu dan terus berjalan hingga tatapan kami bertemu. Bukannya kabur, aku malah diam mematung. Seolah menyambut kehadirannnya yang masih kuinginkan. Padahal aku sudah sengaja mengulur waktu hingga baru pulang hampir tengah malam dengan berha

