Yang kuinginkan sekarang hanya menghilang. Menyendiri untuk mengatur ulang isi kepala dan hati. Juga membuang semua kesimpulan sesaat yang ternyata hanyalah harapan semu. - HAPPY READING - Mataku terbuka paksa akibat cahaya terang yang menyinari tepat ke wajah. s**l. Pagi-pagi aku sudah mengumpat. Pasti semalam aku ketiduran, deh. Sampai lupa menutup tirai seluruhnya begini. Kemarin Takiga niat sekali merawatku. Dia tidak segan menggelontorkan uang untuk membeli makanan-makanan hotel untukku, yang aku yakin harganya pasti tidak murah. Dan kemarin, aku sempat hampir tidak sengaja bicara terus terang mengenai pertanyaan-pertanyaan yang memenuhi kepala. Untungnya, panggilan dari salah satu orang penting yang akan ditemui Takiga hari ini, membatalkan rencana nekatku. Ya, ampun! Sekarang jam

