“Aku mau pingsan mau pingsan gak kuat gak kuat” batinya berteriak tidak sanggup. “Brugh.” “Salsa!.” Faiz panik tiba-tiba sahabatnya jatuh pingsan. Diolesi kulit yang terbuka dengan minyak supaya cepat sadar kembali. “Ah Kamu, Sa. Gak bisa diajak romantis. Baru begitu sudah pingsan.” Cepat-cepat dipasang maskernya kembali jangan sampai istrinya pingsan lagi karena wajahnya. “Sa, Kamu sudah sadar? Minum, Sa!.” “Ngantuk.” “Iya, minum dulu!.” Sesudah minum gadis itu melanjutkan tidurnya sedangkan si suami duduk di samping kepala menemani, mengelus rambut hingga kembali terlelap. Faiz begitu khawatir karena baru kali ini melihat Salsa jatuh pingsan, apalagi pingsannya itu gara-gara ulahnya. Keberangkatan mereka ditunda esok malam sekitar jam tuju setelah memastikan kondi

