Madinah yang indah, jarak dari hotel ke masjid Nabawi memang tidak terlalu jauh, cukup jalan kaki saja, namun begitu aku tetap tidak berani berjalan kaki sendirian. Bila ingin ke Nabawi aku harus menunggu beberapa teman wanita untuk menyertaiku. Aku sholat dan mengaji disana, aku menangis sejadi-jadinya setiap kali berada disana. Menangis mengingat semua kejadian yang pernah menimpaku. Menangis mengingat dosa. Saat ini badanku begitu lemah, aku tidak punya kekuatan. Beberapa hari berada disini yang bisa kulakukan hanya menangis. Semua masakan yang ku makan mentah. Jadi aku hanya bisa makan sekerat roti dan buah-buahan saja. Tubuhku lunglai, aku kesana kemari mencari makanan yang bisa aku makan. Mencari makanan yang bisa terasa masak dilidahku. Namun nihil. Aku tidak menemukan cara untuk
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


