Hendrik terbangun dan menyadari Rahma telah tiada di sampingnya. Hendrik panik. Ia melihat jam yang tertera di ponselnya. “Kemana Rahma ?” Hendrik berjalan mengendap berharap istrinya itu sedang berada di kamar dan tertidur namun betapa terkejutnya ia ternyata Rahma tidak ada di kamarnya. “Kemana Rahma ?” Tanya hatinya. Hendrik mulai berjalan menuju pintu belakang namun betapa terkejutnya ia saat melihat Rahma istrinya sedang berada di nun jauh di sana. Hendrik mempercepat langkahnya menuju tempat Rahma berdiam. Semakin dekat, tubuh itu semakin jauh, Hendrik mendekat lagi tubuh itu makin jauh lagi. Hendrik kemudian berkomat-kamit membaca beberaopa dzikir yang ia hafal. “Mas Hendrik, panggil ku. Mas Hendrik menoleh kea rah ku. “Rahma kamu dari mana saja, jangan bikin mas khawatir.

