Cowok itu menatap nanar sepasang pengantin yang tersenyum bahagia di atas mimbar sana. Beberapa meter dari tempatnya berdiri, ia bisa melihat sepasang manusia menyungingkan senyum bahagia. Pengantin baru itu bahagia karena sang Pendeta sudah menyatakan kalau mereka berdua telah resmi menjadi suami-istri. Mereka bahagia seakan tak peduli ada satu Hamba bersedih atas pernikahan pagi ini. Harusnya cowok berjas hitam ini yang berdiri di atas sana. Harusnya ia yang berdiri berhadapan dengan si mempelai wanita. Dan seharusnya ia yang membuka tudung muka dan memasangkan cincin di jari manis Septania. Tapi, itu semua hanya angan-angan yang tak akan pernah terwujud selamanya. Si mempelai wanita lebih memilih Nyoman Bagus Nandeka Wisesa daripada seorang Gabriel Tomy Wardhana. Hell ya cewek itu men

