TIGA PULUH SATU

1863 Kata

"Tomy." Tubuh Septania mendadak menegang saat mendengar nama itu disebut. Nandeka yang tau perubahan perilaku Septa hanya bisa tersenyum getir. Ternyata benar apa yang dikatakan Gatta waktu di lapas tadi. Selama ini Septania masih mencintai Tomy. Ya Tuhan bagaimana bisa Nandeka sebodoh ini? "Bang Gatta udah nyeritain semua. Tentang masa lalu kamu sama dia." Ucap Nandeka terdengar enteng, tapi menyakitkan. "Bang Atta?" Tanya Septa tak percaya membuat Nandeka menganggukan kepala. "K-kamu ketemu dia? Gimana ceritanya? "Dia minta aku buat datang." "Kapan?" "Tadi lima menit setelah aku mendarat di Soetta, bang Gatta telefon minta aku datang ke sana." Jelas Nandeka. "Ngapain?" "Minta aku nyerein kamu." Mulut Septa melongo seketika. Perasaan baru tadi pagi ia mengunjungi Gatta. Bercerit

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN