Flattery

1552 Kata

Alvira menatap jajaran pepohonan yang berbaris rapi dari balik kaca mobil yang sedang ia tumpangi. Daun-daunnya yang berwarna hijau tua dan tampak segar benar-benar menyejukkan mata. Hal yang seperti ini sedikit jarang Alvira temukan di lingkungan perumahannya. Pikirannya mengelana pada perkaataan Raja di lapangan skate tadi—tentang keadaan Adreno membuanya sedikit kebingungan. Dan Raja masih saja bungkam sedari tadi, belum menyarakan alasannya kenapa Adreno hampir tidak baik-baik saja. Memangnya, apa yang sedang Adreno alami sampai Raja sekhawatir ini? Jujur, Alvira merasa cemas dengan keadaan cowok itu. Dan dirinya sendiri tidak tahu karena alasan apa? Apa karena Alvira benar-benar menyukai cowok itu sampai ke tahap tidak mau kehilangannya? "Lo nggak mau nanya soal cowok lo?" Alvira

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN