Griya mencengkram ujung tali tas selempangnya sambil menyusuri koridor. Tadi, setelah pertemuan singkatnya dengan Raja, Griya memilih pulang setelah meletakkan hadiah yang ia bawa untuk Raja di atas kursi memanjang di depan ruang OSIS. Untuk saat ini, Griya hanya bisa berharap jika cowok itu akan senang dengan pemberiannya. Griya menggigit bibir bawahnya gelisah. Tapi, apa memang akan seperti itu? Hadiah yang dirinya berikan ini terkesan kekanakan dan aneh. Mungkin saja Raja tidak menyukainya dan malahan balik membenci Griya bahkan sebelum Griya mulai mendekati cowok itu lagi. Apa Griya berbalik saja dan mengambil hadiah itu? Langkah Griya meragu. Kepalanya menoleh ke belakang, pada ujung koridor yang sudah lumayan jauh dari ruang OSIS. Kemudian, getaran di ponselnya membuat atensi Griya

