Pagi yang cerah menyambut Arayana membuat gadis cantik itu bersemangat menjalani harinya hari ini.
"Paa..Maa..andaikan kalian masih ada di sini pasti aku nggak bakal kesepian begini" ucap Arayana seraya memandang foto kedua orang tuanya.
Orang tua Arayana memang sudah meninggal 5 tahun lalu akibat kebakaran. Saat itu Orang Tua Arayana berada di Semarang rumah nenek Arayana. Rumah nenek Arayana mengalami korsleting pada saat mereka semua sedang tidur Api pun semakin besar dan ketiganya termasuk nenek Aryana pun tak selamat.
-----------------------
"Araaa", panggil seorang gadis yang tak lain Sera.
"Apa", jawab Arayana
"Kamu tau nggak akhirnya pak Arnold setuju kita satu tempat magang",ucap Sera penuh semangat.
"Oh yaa,, akhirnya aku nggak khawatir lagi sendiri di perusahaan itu",jawab Arayana yang tak kalah semangat.
"Oh iya Ara kamu tau nggak kabar nya nih CEO perusahaan MEXO GROUP itu galak",ucap Sera.
"Biarin ajah toh kita bakal ketemu paling cuma beberapa kali aja nggak mungkin setiap hari kan kita ini cuma anak magang dan pasti kita di tempatkan di defisi yang nggak langsung berurusan dengan CEO nya", jelas Arayana
"Iyaa juga yah",gumam Sera.
Sementara di MEXO GROUP
"Tuan,,apa tuan ada masalah?", tanya adrian.
"Berapa kali gue bilang kalau di luar jam kerja bicaranya yang santai aja", Tegas arkana.
"Ya udah lo kenapa dari tadi melamun",tanya adrian lagi karena dari kemarin tadi Arkana terus melamun bahkan pada saat meeting pun Pria itu hanya melamun.
"Nggak gue nggak mikirin apa-apa,,lo nggak usah khawatir",ucap Arkana bohong.
"Yah udah gue keluar dulu mau makan siang,, lo nggak makan nggak makan?", tanya adrian.
"Nggak,,lo duluan aja", jawab Arkana.
"Kenapa sih gue mikirin cewek itu bahkan kenal aja nggak",gumam Arkana seraya memijit keningnya.
Tok
Tok
Tok
"Masuk!!!", seru Arkana.
"Arkanaa anak mami yang gantengnya tiada tanding kenapa wajah kamu tidak bersemangat begitu nak", tanya Seruni yang tak lain ibu Arkana.
"Mami ngapain kesini nggak bilang Arkan?", tanya Arkana.
"Eh bukannya tanya kabar mami hari ini baik atau nggak malah nanya kenapa mami ke sini,,mami mau tanya kapan kamu bawa calon menantu ke mama hari ini anak teman mama itu menikah sementara kamu,,kamu belum juga ada tanda-tanda buat menikah", sungut Seruni.
"Udah ngomongnya sekarang mami lebih baik siap-siap ke acara teman mami itu daripada mami menanyakan hal yang tidak berguna", jawab Arkana dengan nada kesal.
"Kamu ini selalu saja begitu papi sama mami ini udah tua,,udah nggak sabar gendong cucu kamu anak mami papi satu-satunya,,gimana kalau mami papi nggak sempat melihat kamu punya anak istri",ucap Seruni dengan nada suara yang sengaja dia sedih- sedihkan.
"Please mam,,udah yah mami nggak usah ngomong yang nggak penting mending mami segera pergi ke acara teman mami aja yah,, Arkan sayang mami dan yang pasti Arkan akan menikah tapi yidak untuk sekarang dan Arkan jamin mami papi masih sempat lihat anak daj istri Arkan,,okee", ucap Arkana panjang lebar karena sudah pusing melihat ibunya yang selalu saja memaksanya segera menikah.
"Ya udah mami pegang janji kamu,,mami pergi dulu sayang,,jangan capek-capek kerja yah ingat kamu masih muda harus sehat untuk dapat pasangan,".ucap Seruni sambil berdiri dari sofa yang ia duduki dan beranjak keluar dari ruangan Arkana.
"Huuft,,ada-ada saja" gumam Arkana,,sekarang pusingnya bertambah akibat ibunya.
Tok
Tok
Tok
"Siapa lagi sih? Masuuk",teriaknya
"Tuan ini berkas mahasiswa yang akan magang di sini mulai hari senin sampai enam bulan ke depan",
"Hmm,,simpan saja di meja!"perintah Arkana
Saat ingin mengambil berkas anak mahasiswa dan memeriksanya Arkana tidak sengaja menjatuhkan berkas tersebut sehingga matanya tidak sengaja melihat foto seorang gadis yang beberapa hari ini sudah membuatnya melamun.
"Ini kan gadis cerewet itu,,jadi namanya ARAYANA AZKIA,,okee kita lihat seberapa menyebalkan dirimu nanti",bibir arkana terangkat menyeringai tipis,,entah apa yang dia rencanakan.
KAMPUS PRAMUDITA
"Sera besok kamu jangan coba-coba telat datang kamu harus cepat datang ini hari pertama kita dan kita harus menunjukkan kalau kita serius mau belajar,mungkin saja setelah kita magang di sana kita bisa kerja juga di sana kana",ucap Arayana memperingati Sera yang memang sering kali terlambat.
"Iyaa baweel...", sungut Sera
"Eh kamu udah nyiapin apa saja Ra untuk magang di sana?",tanya Sera
"Yang pasti nyiapin mental,," senyum Arayana
"Ck yang itu pasti,,selain itu?baju misalnya sepatu tas alat makeup?" Tanya sera.
Arayana memutar bola matanya rasanya lelah menghadapi pertanyaan sahabatnya ini yang tidak begitu penting.
"Kamu kesana emang mau fashion show?" Kesal Arayana.
Sera hanya tercengir mendengar pertanyaan Arayana.
Keesokan harinya Arayana begitu antusias ingin segera menjalani rutinitas magangnya karena Arayana sendiri mempunyai harapan besar untuk bekerja di perusahaan setelah lulus kuliah nanti maka dari itu gadis cantik itu benar-benar ingin belajar dari sekarang.
"Ya ampun aku kok tegang begini yah?ini lagi Sera kemana sih nggak angkat telfon aku" lirih Arayana.
Entah apa yang di lakukan Sera pagi ini sampai-sampai panggilan Arayana bahkan chatnya pun tidak di responnya.
"Ya udah deh aku duluan ajah ke sana,,nanti aku kabarin Sera kalau aku udah kesana terlebih dahulu",ucap Arayana
Setelah 30 menit perjalanan akhirnya Arayana sampai kedepan gedung yang begitu menjulang tinggi,,di mana lagi kalau bukan MEXO GROUP.
"Duuh kemana sih sih Sera udah aku bilang jangan telat",omel Arayana.
Dari kejauhan terlihat mobil hitam datang dan berhenti tepat di depan gedung itu semua karyawan yang berada di lobi segera keluar gedung untuk menyambut Bos Besar mereka bahkan Arayana pun segera berlari untuk ikut menyambut kedatangan yang Arayana pikir itu adalah orang penting di MEXO GROUP.
"Mungkin itu CEO nya" batin Arayana.
Semua karyawan nampak membungkukkan badan menyambut Bos Besar mereka,, Arayana yang melihat karyawan lain pun segera melakukan seperti yang mereka lakukan.
Tiba-tiba CEO MEXO GROUP berhenti di depan Arayana dan menatap dingin kearah gadis itu,,arayana yang merasa di perhatikan oleh seseorang di depannya sontak mengangkat kepalanya dan begitu kagetnya Arayana setelah melihat siapa yang berada di depannya.
"Kamuu...." Ucap Arayana terpotong yang membuat semua karyawan kaget dengan perkataan Arayana yang bahkan tidak ada sopan sopannya terdengar.
"Kamu? Kamu kaget melihat saya di sini?" Tanya Arkana sambil tersenyum manis ke Arayana tapi begitu menakutkan sekaligus menyebalkan di mata Arayana.
Sontak karyawan pun dibuat kaget untuk kedua kalinya karena CEO mereka dengan gadis magang di depannya tampak begitu akrab,,mereka pun mulai berbisik.
"Maaf Tuan,,maaf atas ketidak sopanan saya baru saja",ucap Arayana mengalihkan pembicaraan karena merasa tidak enak dengan karyawan lain.
"No problem kamu keruangan saya 15 menit lagi sepertinya kita harus bicara emm bukan maksud saya seperti nya saya dan adrian asisten saya ini akan membicarakan soal masa-masa magang kamu dan penempatan defisi mana harus kamu tempati".terang Arkana panjang lebar.
"Iya baik Tuan"ucap Arayana seraya menundukkan kepalanya.
Setelah beberapa saat semua karyawan pun kembali dengan kesibukan masing-masing.
"Araa...",panggil Sera
"Astaga Sera kamu dari mana aja sih,,aku kan udah bilang jangan sampai telat", terang Arayana
"Iya maaf tadi semalam aku nonton drama yang judulnya CEO JATUH CINTA KE ANAK MAGANGNYA."
Arayana memutar matanya malas mendengar cerita sahabat nya yang tidak berfaedah sama sekali.
"Kamu tuh terlalu sering nonton drama akibatnya dunia kamu tuh banyak halunya",ucap Arayana sambil terkekeh.