Chapter 32

675 Kata

Usai dengan kegiatan mereka yang sangat penting untuk diselesaikan, Dave menangkup p******a istrinya sembari memeluk dengan posisi miring. Napas mereka sebenarnya masih saling bersahutan, mereda dengan segala upaya tentu saja. Kegiatan yang melelahkan tetapi menyenangkan bagi keduanya. Meski begitu, Dave yang mengendalikan cara mereka untuk memuaskan diri satu sama lain tersebut. Sebab sang istri menjadi begitu suka bersikap berlebihan dengan kegiatan b******a mereka, padahal mereka tahu sedang ada janin yang berkembang di dalamnya. "Kenapa kamu pegangi terus p******a aku? Nggak akan ada yang bawa lari, kok." Kata Karyna, sengaja memberi kalimat pedas. Entahlah, perempuan itu malah sedang ingin berkata sinis. Dave meremasnya, memberikan cubitan yang otomatis membuat istrinya mengaduh. Hu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN