Bian sore ini menjemput Senja dari kampusnya, ada banyak hal yang ingin dia bicarakan ke Senja. Dia membawa Senja ke sebuah kafe yang ada di daerah Lembang, kafe yang masih menyatu dengan alam, bisa melihat pemandangannya secara langsung, dan angin sepoi-sepoi membelai kulit mereka. Katanya, Bandung itu romantis. Bukan hanya katanya, tapi bagi mereka Bandung memang romantis apalagi dinikmati bersama orang terkasih. "Senja ... " Bian membuka obrolan sore ini. Senja yang semula terpukau atas keindahan ini, lalu menoleh. "Iya, Yan?" "Maaf karena gue nggak jujur tentang perasaan gue selama ini." Senja mengangguk. "Permintamaafan diterima, tapi bisa lo jelasin semuanya?" "Gue udah kagum sama lo sejak SMA, bisa dibilang dari awal pertama kali gue kenal lo, tapi hanya sebatas rasa kagum kar

