Namanya Ayana. Ayana Angelista. Perempuan dengan kadar kebucinan paling tinggi di dunia. Sebelum ada kata bucin. Sebelum kata cinta monyet popular. Ayana sudah menyabet semua penghargaan itu. Mata Ayana terpicing memandangi foto anak berpakaian merah putih dengan tangan terulur ke depan. Foto belasan tahun yang lalu. “Ma! Pa! kalo Ayana udah gede! Ayana mau nikahin Mas Azamm…!” seruan Ayana menggema di ruang keluarga. Hari itu, pertama kalinya Ayana masuk sekolah dasar bersama kakanya. Rama. Ia baru kelas satu dan Kakanya itu ada di bangku kelas enam. Semua berawal saat upacara bendera dimulai. Mata Ayana tertuju pada laki laki yang sedang berkomat kamit di depan sana. “Mas Azam keren! Bisa baca do’a sambil merem melek

