Agni - 18

2031 Kata

“Apa Mas Abi sudah mulai mencintaiku?” Hening. Baik Abimanyu dan Agni tak mengucapkan apapun. Namun, keduanya saling menatap satu sama lain. “Kenapa kamu bertanya seperti itu, Agni?” “Aku hanya ingin bertanya, Mas. Apapun jawabannya akan akan tetap menunggu.” “Kamu sudah tahu jawabannya, Agni.” Agni mengangguk. Paham dengan maksud dari jawaban Abimanyu. Pria itu belum mencintainya—atau mungkin tak akan mencintainya? Ia ikhlas dengan apapun jawabannya. Terpenting sekarang mereka masih bisa terus bersama dengan anak-anak. “Oh, iya. Agni.” Keduanya sudah siap-siap hendak check-out dari hotel. “Kita ke kamar Mama dan Papa dulu sebelum ke Dokter.” “Mama sama Papa disini, Mas?” tanya Agni. “Saya lupa memberi tahumu kalo acara malam tadi adalah ulang tahun Mama.” Agni berbohong jika ia tak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN