Agni - 21

2057 Kata

“Assalamualaikum Agni. Saya pu— Astaga, Agni!” “Walaikumsalam. M-mas Abi?” Agni terkejut saat melihat Abimanyu sudah berdiri di ruang tamu, ia langsung menundukan kepalanya saat bola mata itu mengelurkan tatapan tajam kepadanya. “Maaf, Mas,” sesal Agni.  Terdengar helaan nafas panjang dari Abimanyu. Pria itu tanpa mengucapkan sepatah katapun meninggalkan Agni yang sedang bersimbah dibawah lantai. Wanita itu ketahuan tengah membersihkan buffet meja ruang tamu, padahal Abimanyu sudah mewanti-wanti Agni untuk tidak melakukan kegiatan apapun karena kondisinya. Tapi, karena mengira Abimanyu akan langsung ke kantornya dari rumah Mamanya, Agni yang merasa sangat bosan malah berinisiatif membersihkan rumah ketika anak-anak sudah berangkat ke sekolah. Tak disangka lelaki itu malah kembali ke ru

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN