Agni - 22

1640 Kata

“Cucu Oma kenapa enggak sabaran mau pulang? Sampe enggak mau Oma ajak maem es krim?” Kadaffi menggeleng kepalanya kuat ketika mendengar pertanyaan dari Asma. “Daffi mau ketemu Ibu, Oma!” serunya dengan wajah tak sabaran. Asma tidak tahu apa yang diberikan Agni sehingga cucunya itu begitu bersemangat bertemu dengannya. “Bukannya ketemu Ibu tiap hari ya? Kalo ketemu Oma kan jarang? Emang Daffi enggak kangen sama Oma?” tanya Asma sambil sesekali melihat ke arah Kadaffi yang berada disampingnya. Hari ini ia sengaja tak menggunakan sopir agar waktunya bersama Kadaffi lebih bermakna. Tapi bocah itu malah tak mau bertemu diajak bersamanya. Padahal Es krim adalah salah satu cemilan kesukaan bocah lima tahun itu. Begitu juga Araka yang selalu ia kirimi pesan, mengajak anak itu bermain di game c

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN