Nate menarik sebuah kursi kayu berwarna coklat dan duduk dengan gusar. Kedua tangannya bertumpu pada kedua pahanya dan jemarinya mengusap wajahnya dengan kasar. Setelah mengulur waktu seminggu karena sibuk berada di rumah sakit, akhirnya kini Nate bisa menginjakkan kakinya di kastil South Hamptons dan menatap Julia juga Alex yang menunduk tanpa berani melihat wajahnya. “Jadi, dari kalian berdua ada yang ingin memulai?” tanya Nate tak sabar karena mereka hanya diam sedari tadi. “DAMN IT! Aku datang ke sini bukan hanya untuk melihat wajah kalian, sialan!!” Nate meraung marah karena Julia dan Alex masih dengan keterdiamannya. Julia dan Alex tersentak kaget dan menatap Nate secara refleks. Alex yang hanyalah seorang bawahan Nate tak per

