Tidak pernah sedikit pun terlintas di benak Nate bahwa seseorang yang selama ini mengganggu kehidupannya adalah seseorang yang sangat teramat dekat dengan dirinya. Di antara banyaknya emosi yang bergemuruh di dadanya, Nate tetap harus menggunakan akal pikirannya dan tak tenggelam pada penjelasan bibi Julia walaupun saat ini ia sedang melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh membelah jalanan New York hanya untuk sampai di rumah sakit dan memastikan dengan mata kepalanya sendiri bahwa Andria –wanita itu masih tidur dengan tenang dalam ruangan ICCU. Nate patut bersyukur dan akan membeli saham untuk rumah sakit ini karena menyediakan jasa vallet sehingga dia tak perlu repot memarkir mobilnya di parkiran atau memarkir mobilnya di depan lobi dan mengganggu pengunjung lain. B

