bab 14 mulai perhatian

598 Kata
hem .... kasandra bisa bicara sebentar?? tanya devan . bisa pak , akhirnya devan mengajak sandra menuju ruang keluarga. Kasandra terimakasih sudah mau menemui anak saya dan maafkan saya juga karena raja selalu merepotkan kamu. tidak apa-apa pak devan, saya justru senang raja mau bersama saya jujur sandra. akhirnya mereka mengobrol santai, tak terasa jam sudah menunjukkan pukul satu siang. sandra ingin segera pergi dari rumah itu karena dia merasa perutnya sakit,dia ingat tadi pagi belum sarapan. mmmmmm pak devan berhubung raja sudah tidur ,boleh saya kembali ke kantor tanyanya ragu-ragu. oh baiklah kasandra saya ambil kunci mobil dulu ,kamu tunggu di sini , devan yang hendak pergi langsung di cegat sandra. pak devan saya bisa berangkat sendiri, bapak dirumah saja ,pasti raja akan mencari bapak nanti terang sandra, sejujurnya sandra Canggung dengan bosnya itu karena dia berfikir ,tidak pantas seorang bos mengantar karyawannya. kalau begitu biar sopir aja yang antar kamu ,saya takut di jalan terjadi apa-apa denganmu. sandra jadi salah tingkah dengan perhatian kecil bosnya itu. itu lebih baik pak ,biar saya sama sopir bapak aja ucap sandra gugup, sesampainya di kantor sandra ingin langsung menuju kantin karena perutnya sedari tadi minta di isi , tiba-tiba di depan pintu masuk kantor sandra memegang perutnya. aduh perutku sakit bangett rintihnya sambil berjongkok di dekat pot bunga. sandra tidak tahan sampai keringat dingin bercucuran di wajahnya, dia berusaha merogoh ponsel yang ada dalam tas tapi nihil ,dia ingat ponselnya ketinggalan di rumah devan. aduh sakittt ..... suaranya lirih sambil meremas perutnya,,, dia melihat sekeliling untuk minta tolong, tapi di sana tidak ada siapa-siapa. lama sandra menahan sakit sambil memegang perutnya menunggu orang yang akan lewat. astaga kasandraaaaa teriak seseorang... belum sempat sandra menoleh kebelakang tiba-tiba kepalanya pusing dan semuanya menjadi gelap. flash on ....))) devan berjalan menuju kamar raja untuk mengecek suhu tubuh anaknya , Alhamdulillah panasnya sudah turun batinnya. sayangnya daddy jangan sakit lagi ya ,cepat sembuh daddy kangen canda tawamu bisiknya di telinga raja, raja yang merasa tidurnya terganggu langsung bergeliat lucu ,membuat devan yang melihat gemas dengan bocah gembul itu. devan mengecup sayang kening putranya sebelum dia kembali ke kantor. saat dia beranjak dari samping anaknya ,tidak sengaja mendengar suara kucing. meongggg....meongggg...meonggggg seketika devan langsung mencari asal suara dia takut anaknya terbangun , devan mencari suara itu sampai bawah ranjang tapi nihil ,tidak ada apa-apa di sana. suara itu kembali terdengar ,meonggggg....meonggg....meonggg.... devan diam sejenak mengamati sekeliling , tiba-tiba matanya melihat benda pipih berada di atas nakas samping ranjang anaknya, dia langsung menghampirinya dan benda itu kembali berdering meonggg...meongg.. astaga ternyata suara itu berasal dari sini, pasti ini handphonenya kasandra , dasar ceroboh kesalnya. devan memasukkan benda itu ke saku celananya dan langsung keluar dari kamar anaknya. ma titip raja ya ,devan harus kembali ke kantor, karena sebentar lagi ada meeting ucap devan, iya percaya sama mama ,mama pasti akan menjaga cucu lucuku itu jawab neta. depan melajukan mobilnya menuju kantor, tumben jalanan hari ini tidak ramai ,biasanya selalu macet gumamnya, sesampai di kator devan memarkirkan mobilnya dan langsung berjalan menuju pintu masuk , dari jauh dia melihat seseorang duduk dekat pot bunga, dan ternyata itu adalah sandra. merasa ada yang tidak beres devan berlari mendekati sandra,tapi sandra sudah terkulai lemas. flash off...)) devan khawatir ,dia lihat sekeliling tidak ada seorangpun yang lewat untuk di mintai tolong, devan melihat wajah sandra pucat dan berkeringat ,tanpa menunggu siapapun dia langsung mengangkat tubuh sandra menuju mobil dan langsung membawa sandra ke rumah sakit terdekat, di perjalanan devan sangat khawatir melihat wajah pucat sandra beruntung jalanan tidak terlalu ramai. sesampainya di rumah sakit devan berteriak. suster.... suster....suster... fitrihandayani
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN