Sudah dua minggu ini Olivia mengalami sulit tidur. Ia sempat menangis sesenggukkan karena ia harus menghadapi ujian akhir semester dengan kondisi insomnia. Namun, ia tidak mau mengalah pada keadaan. Ia sudah mengacaukan nilainya di ujian tengah semester kemarin, maka ia tidak boleh mengacaukan ujian kali ini agar ia bisa memiliki nilai yang cukup untuk dinyatakan naik ke kelas XII. Oleh sebab itu, ia memanfaatkan insomnianya untuk belajar. Namun, hal itu malah menyebabkan ia mengantuk saat ujian. Untunglah ia dapat menjalani semua ujian sekolahnya dengan baik. Bel berdering sebagai pertanda berakhirnya ujian akhir semester. Buru-buru Olivia memasukkan semua peralatan tulisnya ke dalam tas. Ia ingin segera pulang ke rumahnya. Ia benar-benar mengantuk dan merindukan kasur beserta bantal dan

