Kegiatan terus berlanjut hari-hari terus berlalu akhirnya mimi bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya walaupun diawal mimi sering mengeluh kepada orang tuanya di telepon jika dia ingin pulang. begitupun pada aril mereka masih menjalani hubungan dan berkabar sering juga mengeluh pada aril akan hari-hari bekerja nya yang melelahkan.
Hari hari berganti waktu terus berjalan, tak terasa 1 tahun sudah mimi bekerja, saat yang sama aril dan mimi yang sudah siap untuk melangkah lebih serius, akhirnya mimi pulang ke rumah untuk bertunangan, mereka dengan senang hati menerima. walaupun setelah itu mereka masih harus terus hubungan jarak. setelah mimi berangkat kembali untuk bekerja. ternyata sang atasan juga sudah menyiapkan pemindahan mimi, mimi ditempatkan di bagian pemasaran online yang lokasi kantornya berada sama dengan ruangan atasannya dan kebetulan tepat bulan juni itu sang atasan merekrut karyawan baru. karyawan baru itu ya laki-laki berkulit putih bermata sipit dan berambut pirang saat itu.betapa heran dan takjubnya semua karyawan seisi ruangan, saat itu mimi dan teman2nya sedang berada tepat bersama atasannya itu ya pasti seketika bertanya-tanya siapa dia.
"mi, ganteng banget ya" bisik rekannya
"yaudah kalo ganteng buat mba aja deh" jawab mimi
ya karena saat itu mimi sudah bertunangan dan masih baru-baru sekali.
(oh ya namanya orang ganteng nya dirly)
setelah selesai interview hari itu Dirly langsung pulang.
Keesokan harinya Dirly masuk sebagai karyawan baru ditempat itu, pasti banyak yang dia tidak tahu, mimi dan rekan-rekannya bertugas membantu Dirly untuk menjelaskan semua kerjaan yang akan dirly kerjakan nantinya. mungkin sedikit kaku, diawali dengan perkenalan resmi untuk akhirnya bisa saling mengobrol dan bercanda bersama. mimi yang emang dasarnya ceplas-ceplos dan suka becanda tidak menyadari bahwa sejak awal Dirly masuk, Dirly hanya memperhatikannya. ya tetap tidak menyadarinya, beberapa hari itu berjalan tidak disangka Dirly langsung punya sambutan baik dari rekan lainnya juga tentang perasaan ya maklum saja banyak karyawan cewek yang menganggap dia memang benar-benar ganteng. disisi lain mimi mulai menyadari bahwa setiap pekerjaan nya diperhatikan Dirly tapi mimi tetap diam karena takut disangka ke GR an. tanpa di duga dirly ternyata diam-diam meminta semua kontak karyawan kepada rekan kerja lainnya.saat itu juga memang belum terlalu akrab satu sama lain sampai satu hari mimi mendapati dirly yang izin keluar untuk makan tapi ternyata dia sibuk main hp, jadi mimi percaya bahwa dirly tidak memiliki perasaan apapun padanya.
Tapi tak disangka beberapa hari kemudian dia mendapat pesan dari nomor baru,awalnya hanya diabaikan tapi karena penasaran mimi menjawab pesan tersebut dengan mengatakan ini siapa ya dengan bodohnya, untung dirly langsung to the point mengatakan kalau itu Dirly dalam hati mimi mengatakan oh mungkin urusan pekerjaan tapi ternyata bukan, pada saat itu dirly hanya menjadi orang yang tidak punya pekerjaan menanyakan kegiatan mimi. untuk hari pertama mendapat pesan biasa-biasa saja tapi hari kedua hari ketiga itu mungkin tidak biasa mimi mulai bercerita pada temannya, ya Rini menjadi teman baiknya untuk urusan ini karena tidak mungkin bercerita pada teman sekamarnya, tapi saat mimi sudah bercerita pada rini esok harinya ternyata rekan kerja mimi juga mengaku mendapat pesan dari dirly dan anehnya mimi mulai kesal, rini yang tau hal ini juga terkejut saat rekan lainnya bercerita seperti itu. sepulang kerja Dirly tetap mengirim pesan pada Mimi tapi Mimi sengaja mengabaikan pesan itu karena tahu bahwa rekannya juga mendapatkan pesan dari orang yang sama. tapi mimi yang bersikap bodoh tidak tahan akhirnya membalas pesan dirly dan menanyakan kejadian tadi.
"kamu deket ya sama syifa?" tanya mimi
"ngga juga,cuma cari temen." jawab dirly
"aku tau ko," mimi
"tau apa?"
...
...
(tidak ada jawaban)
...
...
"malam minggu keluar yuk."pesan dirly
mimi belum menjawab pesan karena anehnya saat itu mimi cemburu padahal mimi sudah punya ariel. tapi lebih-lebih anehnya lagi mimi selalu tidak tahan mengabaikan pesan dirly.
"kayanya ngga bisa keluar deh." jawab mimi
" kenapa?"
" gpp."
" yaudah main aja."
" sama siapa?"
" berdua."
"ngga mau."
"yaudah ajak yang lain,siapa kek."
" ngga tau siapa."
" temen kamu lahh"
"yaudah nanti ditanyain."
jawab mimi padahal mimi juga ngga tau mau ngajak siapa, sampai beberapa hari berlalu mimi tidak membahas itu walaupun dirly tetap menanyakannya.
perasaan mimi ternyata sudah berubah pada dirly mimi sedikit menaruh perasaannya saat itu. akhirnya walaupun tidak ada teman mimi meng iya kan perkataan dirly untuk keluar bukan malam minggu tapi besok
(saat itu hari selasa berarti malam rabu jadi kalo besok ya malam kamis)
mereka akhirnya bertemu malam kamis dan menghabiskan malam sebagai teman baru yang kaku tidak melakukan hal spesial hanya berjalan berdua, saat mengantar mimi pulang dirly sengaja berhenti.
" aku boleh jujur ga." Dirly
" kenapa?"
" aku sebenarnya suka kamu."
" suka aku? kitakan baru kenal."
akhirnya mimi coba cerita ke temen sekamar nya.
" kalo seandainya ada yang ngajakin maen mau ngga?" tanya mimi
" siapa?"
" anak baru."
" yaudah tinggal maen."
" ikut ya?"
" ya."
karena kebiasaan mimi ngga bisa kalo pergi sendiri jadi temen sekamar nya harus ikut, dan temen sekamar nya udah tau jadi pasti jawabannya iya. ketika mendapat jawaban iya dari temennya itu mimi langsung memberikan informasi penting itu kepada dirly.
" kayanya malam minggu ini bisa keluar sama temen sekamar aku." pesan mimi
" oh oke siap."
sambil menunggu malam minggu ya tetap bekerja seperti biasa, sampai di malam minggu itu mereka sengaja pulang cepet dari kerjaannya, karena yakin harus siap-siap ini bukan pertama kali tapi karena mungkin perasaan mimi berubah terhadap dirly ya
######
Setelah pertemuan kali itu dirly dan mimi semakin dekat dan merasa semakin nyaman.