32. MSC

2099 Kata

Shanum menggenggam erat undangan pertunangan Naufal dan Nasha. Dia menangis haru akhirnya sahabatnya bisa menemukan dan bersatu dengan wanita yang baginya pantas mendampingi Naufal. “ Selamat ya mas, aku bener-bener bahagia tahu kamu dan Nasha akhirnya bersatu.” Ucap Shanum. Naufal tersenyum dan mengangguk mendengar ucapan Shanum. “ Aku pun ngga menyangka ada wanita yang bersedia menungguku, sampai hati ini benar-benar bisa terbuka untuk hati yang lain. Mungkin memang belum sepenuhnya aku bisa melupakanmu num. Perlahan tapi pasti aku pasti bisa. Allah sedikit demi sedikit memberiku kepercayaan untuk membuka hatiku ini untuk mencintai wanita lain.” “ Nasha wanita yang gigih dan baik mas, dia pantas mendampingimu. Aku yakin kamu bisa menjadi imam yang baik untuk Nasha. Dan Insyaallah Nash

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN