Saat Wafi sudah berada di ruang perawatan, Shanum panik karena tubuh Wafi tiba-tiba menggigil dan panas, dia pun terus mengeluh pusing. Akhtar pun langsung memanggil dokter. Dengan panik Shanum dan Akhtar menunggu saat Wafi sedang di periksa oleh dokter. Jeritan Wafi ketika sedang disuntik membuat hati keduanya sakit. Kemudian dokter juga mengambil darah Wafi untuk di bawa ke laboratorium. Agar penyakit yang diderita Wafi bisa segera terdeteksi. Wafi terus menangis, seluruh badannya sakit semua, dia terus mengeluh. Sampai Shanum dan Akhtar yang melihatnya tak tega dan melakukan apapun agar Wafi berhenti merasakan rasa sakitnya. “ Bunda badan Wafi sakit semua…. Sakit bun… badan Wafi sakit.” Ucapnya dengan lemah serta air mata yang menetes. Shanum terus memangku tubuh Wafi, karena Wafi tak

