Selama satu minggu ini, Abimanyu dan Kanaya sama-sama menjalani hari yang berat. Keduanya masih belum bertemu secara langsung. Walaupun Abimanyu selalu mengunjungi rumah Virgi setiap harinya. Namun Abimanyu masih tetap di posisinya. Hanya bisa menatap Kanaya dari jendela kamar Virgi. Kanaya juga selalu berdiri di sana. Menatap dalam diam. Mencoba menyalurkan perasaan masing-masing melalui tatapan itu. Yang justru membuat perasaan dalam diri Abimanyu kian menjerit. Ingin segera mengakhiri hal menyebalkan ini. Tapi apalah daya, Kanaya masih belum puas dalam memberinya hukuman. Ponsel Kanaya juga belum diaktifkan sejak seminggu yang lalu. Abimanyu selalu mengirimkan pesan setiap harinya. Sengaja, supaya saat Kanaya mengaktifkan ponselnya nanti, Kanaya akan tahu kalau Abimanyu mengkhawatir

