“RAJATA! Pulang sekarang! Lea mau melahirkan!” Panggilan telpon dari Mommy membuat Raja menghentikan meeting. Setelah memberitahu secara singkat pada rekan bisnisnya yang berasal dari Melaka bahwa ia punya urgent situation dan memerintahkan Etien meng-handle semuanya, Raja bergegas menyambar kunci mobil dari atas meja dan tergesa- gesa berlari menuju lift. Untung saja kantornya punya lift pribadi untuk petinggi dan direksi. Jadi ia tak perlu menunggu lebih lama dalam kecemasan akan keadaan Lea dan anaknya. Begitu sampai di basement, Raja langsung masuk ke mobil dan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Tak diperdulikannya panggilan Kalis—sopir kantornya—yang bertanya ia akan kemana. Fokusnya saat ini adalah dua orang tercintanya. Sesekali ia merutuki jalan yang entah kenapa hari i

