“Kamu Celesse?” tanya seorang gadis dengan kacamata bertengger di pangkal hidungnya. Celesse menoleh dan mengangguk. Gadis itu sedang berada di toilet, kebetulan Frey tak ia ijinkan ikut kali ini. “Iya benar. Ada apa, ya?” tanyanya kemudian. “Kamu ditunggu Axel di ruang musik sekarang,” ucap gadis itu. Celesse nampak mengernyit karena setahunya Axele sedang berada bersama Reynart dan yang lain. Oh, mungkin saja pria itu ingin berbicara hal penting dengannya. “Terima kasih,” ujar Celesse kepada mahasiswi tadi. Gadis itu pergi, sedangkan Celesse ikut pergi juga, namun dengan arah yang berlawanan. Beberapa kali Celesse membalas sapaan mahasiswa lain yang tentunya ia tak kenal. Mungkin saja mereka hanya mengenal sebatas namanya saja, atau mungkin karena mahasiswa di sini terlalu ramah. L

