BAB 36

1454 Kata

“Sabar, Cel. Sebentar lagi dia pulang, kok,” ucap Frey menggoda Celesse yang nampak setia duduk di ruang tau guna menunggu sang kekasih tercinta pulang. Gadis itu hanya diam saja, mencoba menyibukkan diri dengan ponselnya. Frey cekikian, dia kemudian duduk tepat di samping Celesse. “Lihat apa, sih?” tanyanya. “Cuma lihat baju-baju saja, Frey. Oh iya, Luc ke mana?” tanya Celesse karena tak melihat werewolf itu. “Dia sedang bersama Reynart di perpustakaan,” jawab wanita ini. “Oh iya, Frey. Aku pernah baca jika werewolf itu bisa berubah menjadi serigala. Bagaimana denganmu?” tanya Celesse. “Tentu saja aku bisa berubah. Bangsa werewolf memiliki wolf nya sendiri, dan kami bebas menentukan nama untuk wolf kami,” terang Frey. “Siapa nama wolf mu?” tanya gadis ini lagi. “Grace. Aku belum me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN