Langkah Axele bersama teman-temannya serta Celesse nampak tegas di kampus. Tidak sedikit pasang mata yang memperhatikan kumpulan perempuan dan laki-laki ini. Sekali lagi keiirian menyelimuti hati para gadis di sana. Frey dan Celesse benar-benar beruntung dikelilingi oleh pemuda-pemuda ini. Ditambah lagi dengan tangan Axele dan Celesse yang bertautan di mana itu menandakan hubungan mereka pastilah lebih dari sekadar teman. “Aku bisa jalan sendiri, Axel. Kamu tidak perlu bergandengan seperti ini,” protes Celesse dengan suara pelan. Pria itu tak peduli, bahkan ia terus berjalan melewati mahasiswa di sana. Frey yang melihat keromantisan kedua temannya itu pun ikut iri juga. Bahkan Luc dulu tidak seberani ini di depan umum. Pria itu bahkkan hanya menampilkan wajah cool nya yang mana itu hany

