BAB 32

1395 Kata

“Di mana aku?” gumam Axele ketika mendapati dirinya terbangun di sebuah tempat gelap. Hanya ada satu cahaya, itu pun hanya mengarah kepadanya. Aneh. Kemudian, satu cahaya menyinari salah satu bagian yang sedikit jauh dari tempatnya. Pria itu memicing, memperhatikan baik-baik apa yang ada di sana. Seketika matanya pun membulat tatkala mengenali sosok yang nampak berada di tanah. “Cele,” gumam pria itu kemudian. “CELE!” teriaknya dengan berlari menuju kepada mate nya itu. Seketika sosok yang merupakan Celesse itu pun mengangkat wajahnya. Dan semakin terkejutlah Axele sampai ia memperlambat langkahnya. Wajah gadis itu sangat berantakan. Banyak bekas darah dan cakaran di sana. “Cele,” lirih Axele merasakan sakit ketika melihat keadaan mate nya seperti ini. Dengan cepat pria itu langsung

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN