ACARA TUJUH HARIAN "Lalu kenapa tiba- tiba Mbak yu ku membuat wasiat untuk s****l itu? Sedangkan aku tak tahu. Lucu," sahut Bude Asih. "Duduklah sih aku akan menceritakan awal mulanya padamu, namun aku tidak bisa mengatakan wasiat itu sekarang," jelas Suhadi. "Kenapa lagi?" tanya Bude Asih dengan tatapan curiganya. "Kenapa kau seakan terlihat melindungi wasiat itu? Kenapa kau tak mau aku mendengarnya?" sambungnya. "Bukan begitu, Asih. Dengarkan aku dulu, aku pun belum mengatakan kepada siapapun. Aku ingin terlebih dahulu untuk mengatakan pada orang yang di beri wasiat dalam islam itu. Silahkan kalau kau memang mau mendengarkannya tapi besok lusa, saat Gendhis pun juga hadir dan ada. Namun kalau kau ingin aku mengatakannya sekarang makan percuma, aku tak akan bicara," tegas Suhadi. "M

