28. Marah

1892 Kata

Aidan marah dengan chrystal daripada kelepasan. Aidan memilih menjauh sejenak dari chrystal sampai emosinya mereda. Chrystal sendiri yang pada dasarnya emosional. Tersulut amarahnya karena aidan tidak berpamitan dengannya malah tidak pulang juga. Malam hari chrystal duduk di ruang tengah sambil nonton televisi sendirian. Chrystal mengirim pesan pada aidan untuk menyuruhnya pulang namun aidan tidak membalasnya. Makin terlihat jelas kemarahan chrystal di wajahnya. David pulang membawa mangga muda pesanan suny. Saat david berjalan melewati chrystal hendak ke atas. Chrystal menahan tangan david. "Apa?"tanya david singkat. Chrystal berdiri dan langsung memeluk david. "Minggir."ucap david. Namun chrystal makin mempererat pelukannya di pinggang david. "Gue tau gue salah tapi gue ga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN