David tanpa suny bagaikan raga tak bernyawa. Tatapan david kosong, menunggu suny dengan gelisah. Papih shadam pulang ke rumah menemui chrystal. "Chryst papih ingin bicara."ucap papih shadam. Chrystal pun mematikan televisinya. Sedangkan aidan duduk di samping chrystal. "Papih ingin tahu, apa maksud kamu berbicara kasar seperti itu?"tanya papih shadam datar. "Gak ada maksud apapun."jawab chrystal seolah dia tidak melakukan kesalahan apapun. "Kamu tau? Suny kritis. Jika terjadi sesuatu pada suny, apa kamu tidak memikirkan david dan anaknya?"tanya papih shadam ingin chrystal menyadari kesalahannya. "Dia tidak akan mati."ujar chrystal. "Dia pendarahan hebat, papih pulang saja, dia belum selesai di tangani."ucap papih shadam. "Dia terlalu lemah, cuma seperti itu saja langsung sakit

